Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, menghadiri kegiatan halal bihalal Bidang Pemenangan Daerah (BPD) 4 yang digelar di Trenggalek, Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi kader dari wilayah BPD 4 yang meliputi Kabupaten/Kota Blitar, Kabupaten/Kota Kediri, Tulungagung, Trenggalek, Pacitan, Ponorogo, Magetan, dan Ngawi.
Dalam sambutannya, Bagus mengawali dengan suasana hangat melalui pantun, sebelum menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh kader yang hadir.
Ia juga menyampaikan duka cita atas wafatnya salah satu Anggota Legeslatif PKS Trenggalek, seraya mengajak seluruh kader untuk lebih peduli terhadap kesehatan.
“Ini menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa menjaga kesehatan itu penting. Banyak penyakit muncul dari pola hidup yang tidak terjaga, terutama setelah usia 40 tahun,” ujarnya.
Bagus kemudian menekankan konsep “3P” sebagai kunci menjaga kesehatan, yakni pola makan, pola olahraga, dan pola pikir. Ia mengingatkan agar kader tidak hanya fokus pada aktivitas politik, tetapi juga menjaga kebugaran fisik dan mental.
“Pola makan harus dijaga, olahraga dilakukan dengan benar sesuai kondisi tubuh, dan pola pikir harus positif. Jangan menunggu sakit baru sadar pentingnya kesehatan,” tegasnya.
Lebih jauh, Bagus memaparkan arah dan strategi PKS Jawa Timur dalam menghadapi Pemilu mendatang. Ia menegaskan bahwa seluruh elemen partai harus bergerak dalam satu visi untuk memenangkan kontestasi politik, baik di level legislatif maupun eksekutif.
“Target kita jelas, meningkatkan jumlah kursi legislatif dan mendorong kader untuk tampil sebagai pemimpin daerah. Jawa Timur menargetkan capaian dua digit, dengan strategi yang realistis dan terukur,” ungkapnya.
Menurutnya, strategi kemenangan tersebut akan ditopang oleh tiga klaster utama, yakni penguatan organisasi dan kaderisasi, pemenangan pemilu, serta penguatan kolaborasi. Ia juga menekankan pentingnya efisiensi program agar seluruh aktivitas partai benar-benar berdampak pada peningkatan suara.
Bagus menambahkan, kekuatan utama PKS terletak pada kader yang militan, struktur yang solid hingga tingkat akar rumput, serta kerja sama yang baik antar lini.
“Semua kegiatan harus mengarah pada tiga hal: melahirkan kader militan, memperkuat struktur, dan meningkatkan kolaborasi. Dari situlah kemenangan akan kita raih,” ujarnya.
Kegiatan halal bihalal ini berlangsung penuh keakraban dan menjadi ajang mempererat ukhuwah antar kader di wilayah BPD 4. Selain sebagai tradisi silaturahmi, forum ini juga dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi untuk menyatukan langkah menuju target kemenangan PKS pada Pemilu 2029.{}









