Gelak tawa dan semangat peserta mewarnai rangkaian permainan outbound dalam Kemah Bela Negara (Kembara) M2 Zona 2 dan 3 DPW PKS Jawa Timur di Lumajang, Jumat-Ahad (9-11 Oktober 2026).
Di balik permainan yang menyenangkan, tersimpan tujuan penting, yaitu membangun kekompakan, memperkuat kepercayaan, dan melatih kemampuan bekerja sama dalam tim.
Berbagai permainan kelompok memang dirancang untuk mengajak peserta berinteraksi, menyusun strategi, membagi peran, dan menyelesaikan tantangan bersama. Peserta tidak hanya dituntut menyelesaikan permainan, tetapi juga belajar memahami kekuatan anggota tim, berkomunikasi, dan saling mendukung.
Ketua Bidang Kepanduan dan Bela Negara (BKBN) DPW PKS Jawa Timur, Kukuh Nurma Nugroho, menekankan bahwa kegiatan outbound merupakan bagian dari pembinaan kader. Kekompakan tidak cukup dibangun melalui pertemuan dan arahan, tetapi perlu dilatih melalui pengalaman bersama.
“Dalam sebuah tim, tidak cukup hanya memiliki orang-orang yang hebat. Yang lebih penting adalah bagaimana setiap orang bisa bekerja sama, saling percaya, dan bergerak menuju tujuan yang sama,” katanya.
Menurutnya, permainan kelompok memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenali karakter satu sama lain. Ada yang berperan sebagai pengarah, penyusun strategi, pelaksana, maupun pemberi dukungan. Setiap peran memiliki arti bagi keberhasilan tim.

Melalui berbagai tantangan, peserta juga belajar bahwa keberhasilan tidak selalu ditentukan oleh kemampuan individu. Komunikasi yang baik, kepatuhan terhadap kesepakatan, dan kesediaan membantu anggota lain menjadi bagian penting dalam menyelesaikan tugas bersama.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut relevan dengan kehidupan organisasi maupun pelayanan kepada masyarakat. Dalam menjalankan tugas, kader sering kali harus berkolaborasi dengan orang yang memiliki karakter, pengalaman, dan kemampuan berbeda.
“Kekompakan bukan berarti semua orang harus sama. Justru dengan perbedaan kemampuan dan karakter, sebuah tim bisa menjadi kuat ketika setiap anggota saling melengkapi dan mau bekerja bersama,” pungkas Kukuh.{}









