Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, menyampaikan apresiasi sekaligus masukan konstruktif terhadap setahun kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak dalam forum Jatim Gaspol (Gagasan Politik Jawa Timur) yang digelar JTV pada Jumat (20/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bagus menilai satu tahun perjalanan pemerintahan Khofifah-Emil menunjukkan capaian yang patut diapresiasi, khususnya dalam raihan penghargaan dan upaya penurunan angka kemiskinan di Jawa Timur.
“Alhamdulillah, dalam satu tahun ini banyak capaian yang bisa kita apresiasi. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menerima ratusan penghargaan. Ini tentu menunjukkan adanya kinerja dan kerja keras yang diakui di tingkat nasional,” ujar Bagus.
Menurutnya, salah satu indikator penting yang layak mendapatkan perhatian adalah keberhasilan pemerintah provinsi dalam menekan angka kemiskinan.
“Upaya menurunkan kemiskinan di Jawa Timur adalah langkah konkret yang berdampak langsung pada masyarakat. Ini perlu terus dijaga konsistensinya agar manfaatnya semakin luas,” katanya.
Bagus menegaskan, stabilitas sosial dan pertumbuhan ekonomi daerah sangat dipengaruhi oleh keberhasilan pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat lapisan bawah.
Namun demikian, PKS Jawa Timur juga memberikan masukan terkait persoalan sosial yang masih menjadi tantangan, yakni tingginya angka perceraian di Jawa Timur.
Bagus mengungkapkan bahwa dalam pertemuan silaturahim bersama Gubernur beberapa waktu lalu, isu ketahanan keluarga menjadi perhatian bersama.
“Bu Khofifah sendiri menyampaikan bahwa angka perceraian di Jawa Timur masih cukup tinggi. Di sisi lain, beliau juga memiliki program prioritas ketahanan keluarga. Nah, ini menurut kami perlu dimaksimalkan secara lebih sistematis dan terukur,” jelasnya.
Ia mendorong agar program ketahanan keluarga tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menyentuh akar persoalan melalui edukasi pranikah, penguatan ekonomi keluarga, hingga pendampingan psikologis dan spiritual.
“Kalau program ketahanan keluarga ini benar-benar dimaksimalkan, insyaallah bisa menjadi solusi untuk menekan angka perceraian sekaligus memperkuat fondasi sosial masyarakat Jawa Timur,” tambahnya.
Bagus menegaskan bahwa PKS Jawa Timur siap menjadi mitra konstruktif pemerintah provinsi dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan daerah.
“Kami mengapresiasi capaian yang ada, sekaligus memberikan masukan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan politik. Tujuannya satu, agar Jawa Timur semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tutupnya.{}









