Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana menegaskan bahwa Mukhoyyam Qur’an Wilayah (MQW) bukan sekadar agenda rutin kaderisasi, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat ruh perjuangan kader PKS melalui kedekatan dengan Al-Qur’an.
Hal itu disampaikan Bagus saat membuka kegiatan MQW DPW PKS Jatim yang digelar selama tiga hari di Tretes, Mojokerto, pada 15–17 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti peserta dari perwakilan DPD PKS di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Menurut Bagus, kader PKS harus memiliki fondasi ruhiyah yang kuat agar mampu istiqamah dalam perjuangan dakwah dan pelayanan kepada masyarakat.
“Perjuangan ini tidak cukup hanya dengan semangat organisasi. Harus ada kekuatan ruhiyah, dan salah satu sumber kekuatan terbesar itu adalah Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia mengatakan, MQW menjadi sarana untuk mengingatkan kembali bahwa Al-Qur’an harus hadir dalam seluruh aspek kehidupan kader, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun perjuangan sosial dan politik.
“Al-Qur’an bukan hanya dibaca saat ibadah, tapi harus menjadi panduan hidup dan pedoman perjuangan kita,” katanya.
Dalam sambutannya, Bagus juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan dengan Al-Qur’an di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Ia menilai, derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi harus diimbangi dengan penguatan iman dan kedekatan kepada Al-Qur’an agar kader tetap memiliki arah perjuangan yang benar.
“Kalau hati kita dekat dengan Al-Qur’an, insya Allah langkah perjuangan kita juga akan tetap lurus,” tuturnya.
Bagus turut mengapresiasi para peserta yang hadir dari berbagai daerah di Jawa Timur untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, kehadiran peserta menunjukkan semangat kader PKS untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ruhiyah.
“Ini bukan sekadar kumpul biasa. Ini adalah ikhtiar kita untuk mengisi ulang energi perjuangan agar kader tetap kuat menghadapi tantangan dakwah,” ujarnya.
Ia juga berharap semangat mencintai Al-Qur’an tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi terus dibawa hingga ke daerah masing-masing.
“Setelah pulang dari sini, semoga semangat tilawah, hafalan, tadabbur, dan pengamalan Al-Qur’an semakin hidup di tengah kader dan keluarga kita,” katanya.
MQW DPW PKS Jatim diisi dengan berbagai agenda seperti tilawah bersama, setoran hafalan, tadabbur Al-Qur’an, qiyamul lail, serta penguatan nilai-nilai perjuangan berbasis Al-Qur’an.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Anggota Partai (BKAP) DPP PKS, KH Abdul Aziz Rouf, jajaran pengurus DPW PKS Jatim, serta para pembina kader dari seluruh Jawa Timur.{}









