Bupati Tulungagung Ahmad Baharuddin mengapresiasi pelaksanaan Pelatihan Relawan Kemanusiaan dan Bela Negara yang digelar DPP PKS di Kabupaten Tulungagung. Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat sekaligus penting untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.
Hal itu disampaikan Ahmad Baharuddin saat memberikan sambutan dalam pembukaan pelatihan di Tulungagung, Sabtu (22/8/2026). Ia menyampaikan terima kasih kepada PKS karena kembali memilih Tulungagung sebagai lokasi pelatihan.
“Terima kasih sudah memberikan perhatian kepada Tulungagung dengan dijadikan tempat pelatihan ini,” ujar Ahmad.
Ia menyebut, pelatihan relawan tersebut telah beberapa kali digelar di Tulungagung. Menurutnya, kegiatan itu sekaligus turut memperkenalkan Tulungagung kepada peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
“Terbukti bahwa dilaksanakan relawan ini sudah tiga kali di Tulungagung. Tempat ini luas, indah dan nyaman,” katanya.
Ahmad menilai keberadaan relawan kemanusiaan sangat penting mengingat Indonesia memiliki kondisi geografis yang beragam dan memiliki potensi berbagai bencana, mulai dari longsor, gempa bumi hingga tsunami.
Karena itu, ia berharap pelatihan tersebut mampu melahirkan relawan yang tangguh dan selalu siap diterjunkan ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
“Namanya relawan, kita harus selalu siaga, siap setiap saat jika dibutuhkan,” tegasnya.
Menurut Ahmad, tugas relawan juga tidak boleh dibatasi oleh latar belakang, kelompok maupun golongan. Relawan harus hadir untuk membantu seluruh masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Ia pun mengapresiasi program kemanusiaan PKS yang dinilainya memiliki orientasi pelayanan sosial.
“Ini program sosial, program membantu sesama, tidak memandang golongan, latar belakang atau kelompok. Seluruh warga yang membutuhkan bantuan, terutama saat bencana, tentunya harus siap dibantu,” ujarnya.

Ahmad berharap kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tulungagung dengan PKS dapat terus diperkuat, terutama dalam kegiatan-kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Pelatihan ini adalah bentuk nyata dari PKS untuk memberikan pelayanan sosial kepada warga atau rakyat Indonesia,” katanya.
Pelatihan Relawan Kemanusiaan dan Bela Negara tersebut merupakan kegiatan DPP PKS yang berlangsung selama 10 hari di Tulungagung. Kegiatan diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang sebelumnya telah menjalani seleksi fisik dan psikis.
Pembukaan kegiatan dihadiri Sekjen DPP PKS Muhammad Kholid, Ketua DPP PKS Bidang Kepanduan dan Bela Negara (BKBN) Taufik Jayadi, Ketua DPW PKS Jawa Timur Bagus Prasetia Lelana, Sekretaris DPW PKS Jatim Muhamad Syadid, Wakil Sekretaris Bustanul Arifin, Bendahara Nonot Suhartono, serta Ketua Bidang Kaderisasi Ahmad Junaidi, juga Sekretaris MPW, Achmad Zakaria.

Hadir pula Ketua DPD PKS Kabupaten Tulungagung Adrianto, jajaran pengurus DPD PKS Tulungagung, serta unsur Forkopimda dan perwakilan kepolisian setempat.
Ahmad berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan hingga selesai dengan kondisi sehat dan membawa kemampuan yang diperoleh untuk menjadi relawan yang benar-benar siap membantu masyarakat.
“Semoga apa yang kita persiapkan ini oleh Allah SWT dijadikan amal kebaikan dan amal ibadah untuk kita semuanya,” pungkasnya.{}









