Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur, Lilik Hendarwati, mendorong kader perempuan PKS untuk menjadi pelopor kebaikan dan senantiasa memberikan kemanfaatan di mana pun berada. Pesan tersebut disampaikan Lilik saat menutup kegiatan Latihan Perempuan Siaga Menengah 1 (Latansa M1) Zona 4 dan 5 di Coban Rondo, Kabupaten Malang, Ahad (27/9/2026).
Lilik mengatakan, Latansa bukan sekadar kegiatan organisasi atau agenda untuk menggugurkan kewajiban kader. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, ukhuwah, kebugaran fisik, serta kembali menguatkan nilai-nilai ruhiyah dan fikriyah.
“Ini bukan hanya kegiatan untuk menggugurkan kewajiban atau menjadi bagian dari kegiatan organisasi. Yang terlebih, ini adalah tempat kita bersama bertemu dalam silaturahmi, penguatan ukhuwah, penjagaan fisik, dan penguatan kembali nilai-nilai ruhiyah kita,” ujar Lilik.
Menurutnya, rangkaian kegiatan selama sehari tersebut juga menjadi momentum bagi kader untuk menguji sekaligus menjaga kebugaran. Ia berharap pengalaman selama Latansa tidak berhenti setelah peserta meninggalkan lokasi, tetapi dilanjutkan dengan kebiasaan menjaga kesehatan dan kesiapan diri.
“Ini bukan akhir dari sebuah kegiatan. Sesungguhnya ini adalah awal dari perjuangan kita bersama untuk senantiasa menjadi kader-kader perempuan yang semakin hebat dan semakin kuat,” katanya.
Lilik juga menitipkan tiga pesan kepada seluruh peserta. Pertama, agar kader pulang dengan pribadi yang lebih kuat dalam menghadapi berbagai persoalan, baik yang datang dari lingkungan internal maupun eksternal.

“Kita menjadi pelopor yang menunjukkan bahwa kita orang-orang yang tidak lemah. Kuat dengan segala macam cobaan, baik dari eksternal maupun internal kita,” tutur Lilik.
Pesan kedua adalah menjaga ukhuwah. Menurut Lilik, berbagai kegiatan dalam Latansa menunjukkan bahwa seseorang tidak dapat selalu berjalan berdasarkan keinginan pribadi. Ada saatnya setiap kader harus bergerak sebagai bagian dari barisan yang utuh.
“Jangan pernah meninggalkan saudara kita, anggota-anggota kita, dan membiarkan mereka dalam ketidakpastian. Kita harus selalu menjaga kebersamaan, menjaga ukhuwah,” pesannya.
Pesan ketiga, Lilik meminta kader perempuan PKS menjadikan kemanfaatan sebagai karakter dalam kehidupan sehari-hari. Kemanfaatan tersebut tidak harus selalu diwujudkan melalui peran besar di ruang publik, tetapi dapat dimulai dari lingkungan terdekat.
“Tidak semuanya dari kita menjadi orang-orang yang selalu terdepan dan kemudian terlihat oleh banyak orang. Dengan kesederhanaan kita, kita tetap harus menjadi orang-orang yang utama, yang mampu memberikan kemanfaatan kepada setiap orang di semua potensi yang kita miliki,” jelasnya.
Ia menambahkan, kontribusi perempuan dapat dilakukan di berbagai lingkungan, mulai dari keluarga, masyarakat, pendidikan hingga politik. Bahkan ketika aktivitas seorang kader lebih banyak berada di lingkungan rumah, ia tetap dapat menjadi pelopor kebaikan.
“Harapannya para kader perempuan PKS tetap menunjukkan bahwa di mana pun kita adalah para pelopor, pelopor-pelopor kebaikan yang insyaallah senantiasa menjadi teladan bagi lingkungan di sekitar kita,” ujar Lilik.
Menutup sambutannya, Lilik berharap seluruh peserta Latansa M1 Zona 4 dan 5 mampu membawa semangat baru setelah kembali ke daerah dan lingkungan masing-masing. Ia ingin kader perempuan PKS dikenal sebagai pribadi yang kuat, mampu menjaga ukhuwah, dan konsisten menghadirkan manfaat.
“Perempuan-perempuan PKS akan dikenal sebagai perempuan kuat yang selalu memberikan manfaat,” pungkasnya.{}









