Sekretaris DPW PKS Jawa Timur, Muhamad Syadid, membuka ruang dialog bersama para sekretaris DPD PKS se-Jawa Timur melalui forum bertajuk “Sekretaris DPW Mendengar”.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda Peningkatan Kapasitas Sekretaris DPD PKS se-Jawa Timur yang digelar di Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (31/10/2026).
Dalam forum tersebut, Syadid memberikan kesempatan kepada para sekretaris DPD untuk menyampaikan berbagai persoalan, kendala, keluhan, hingga masukan yang dihadapi dalam menjalankan tugas kesekretariatan di daerah masing-masing.
Menurut Syadid, forum ini bukan sekadar ajang menyampaikan persoalan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat komunikasi dan koordinasi antara struktur DPW dengan DPD.

Ia menyampaikan, berbagai persoalan yang muncul, khususnya yang dihadapi para sekretaris DPD, akan dihimpun dan dikelompokkan untuk dibahas lebih lanjut dalam rapat Badan Pengurus Harian (BPH) maupun rapat pleno DPW.
“Semua persoalan yang disampaikan akan kita kelompokkan dan dibahas dalam forum BPH maupun pleno. Harapannya, ada tindak lanjut yang jelas sehingga bisa membantu mengoptimalkan peran sekretaris di tingkat DPD,” ujarnya.
Syadid menegaskan, posisi sekretaris memiliki peran strategis dalam memastikan roda organisasi berjalan dengan baik. Karena itu, peningkatan kapasitas dan penguatan koordinasi menjadi hal penting agar fungsi kesekretariatan semakin optimal.
Upaya tersebut juga diarahkan untuk mendukung kinerja organisasi secara menyeluruh, termasuk mempersiapkan langkah-langkah strategis menuju kemenangan PKS pada Pemilu 2029.
Kegiatan peningkatan kapasitas ini diikuti oleh 38 sekretaris DPD PKS se-Jawa Timur. Hadir pula Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKS, Tomy Agus M., serta Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana.
Kehadiran jajaran DPP dan DPW tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas para sekretaris DPD dalam menjalankan fungsi administrasi, koordinasi, dan pengelolaan organisasi di daerah.{}









