
SURABAYA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargetkan dapat meraih kemenangan di mayoritas penyelenggaraan Pilkada pada 2018 mendatang. Pada penyelenggaraan 19 Pilkada di Jatim, PKS menargetkan kemenangan sebanyak 55 persen.
Hal ini diutarakan oleh ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur, Arif Hari Setiawan.
“Dari penyelenggaraan Pilkada serentak pada 2018 mendatang, kami ditargetkan oleh DPP (Dewan Pimpinan Pusat) untuk menang di 55 persen Pilkada,” ujar Arif kepada Surya.
Untuk merealisasikan hal tersebut, Arif mengaku telah memetakan sejumlah pemantauan terhadap kandidat yang akan diusung oleh partai dengan warna hitam-kuning ini.
“Sudah ada beberapa calon masuk dalam radar kami. Namun ini masih tahap awal, sehingga kami belum bisa menjelaskan (daftar namanya),” ujarnya.
Arif juga mengatakan bahwa peluang untuk mengusung kader dari internal partai juga masih terbuka.
“Peluang tesebut tentu juga ada. Banyak kader kami di daerah yang juga berpotensi,” tandasnya.
Untuk diketahui, pada pilkada 2018 mendatang, ada 19 Pilkada serentak yang dilakukan. Satu di antaranya adalah Pilkada untuk memilih gubernur-wakil gubernur Provinsi Jawa Timur, 13 Pilkada di kabupaten, dan lima di antaranya berada di tingkat kota.
Tak hanya target jangka pendek, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga telah menetapkan tolok ukur pada pemilu 2019 mendatang. PKS ditargetkan dapat meraih minimal dua digit pada pemilu tersebut.
Untuk diketahui, pada Pemilu 2014 lalu, PKS hanya berhasil meraih 6,79 persen dari total suara. Dengan perolehan tersebut, PKS mengirimkan 40 perwakilan untuk duduk sebagai DPR di Senayan. Jumlah tersebut berada di urutan ketujuh dari sepuluh parpol yang lolos ke Senayan.
“Untuk pemilu yang akan datang, kami menargetkan dapat memperoleh suara yang mencapai dua digit secara nasional. Untuk angka, ada di kisaran sebelas persen,” kata ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur, Arif Hari Setiawan, kepada Surya.
Demikian pula untuk tingkat provinsi Jawa Timur, PKS menargetkan dapat memperoleh 11 kursi dari total 100 kursi yang diperebutkan. Target ini di atas perolehan PKS pada pemilu 2014 silam yang mendapatkan 6 kursi dengan prosentase perolehan suara sebesar 5,08 persen. “Tahun 2019 mendatang, minimal kami mendapatakan 11 kursi,” lanjut Arif.
“Untuk mewujudkan hal tersebut, kami memulai konsolidasi partai mulai dari pusat hingga daerah. Kami akan memaksimalkan kaderisasi untuk menjaring calon kader potensial,” pungkasnya.
(Dikutip dari http://surabaya.tribunnews.com; 12 April 2017)









