JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemerintahan Kabupaten Jember sempat menjadi acuan pembangunan sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur dan Indonesia. Itu dulu, saat Kota Suwar-Suwir ini memiliki banyak potensi yang dapat diandalkan. Ke depan, prestasi gemilang masa lalu patut diraih kembali.
Semangat membangun Jember agar lebih baik disampaikan sejumlah pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat berkunjung di kantor Jawa Pos Radar Jember, kemarin (5/2). Ada Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPW) PKS Jawa Timur Irwan Setiawan, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PKS Jember Sudiyanto, Ketua Fraksi PKS DPRD Jember Nur Hasan, dan sejumlah pengurus lain. Kunjungan ini pun disambut General Manager Jawa Pos Radar Jember MS Rasyid.
Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan menyatakan, PKS Jember menjadi yang nomor wahid di Jawa Timur dengan perolehan 6 kursi di DPRD. Selain itu, PKS Jember juga menjadi partai pengusung yang sukses di antara 11 kabupaten/kota di Jawa Timur. “Alhamdulillah, dengan kapasitas enam kursi PKS Jember bisa mengegolkan bupati dan wabup terpilih,” kata Irwan.
Kendati PKS menjadi salah satu partai pengusung bupati dan wakil bupati terpilih, Irwan tetap mengingatkan agar PKS tidak keluar dari roh apa yang diperjuangkan partai dengan logo yang baru diperbarui ini. “Pemerintah sekarang bukan zamannya memerintah, tapi harus bekerja melayani masyarakat. Program pemberdayaan dimaksimalkan, laut dan nelayan dioptimalkan, pertanian yang luar biasa ini terus ditingkatkan,” papar Irwan, yang juga menyebut bahwa media menjadi mitra strategis untuk menyampaikan pendidikan politik kepada masyarakat.
Ketua DPD PKS Jember Sudiyanto menjelaskan, dalam sebulan terakhir, Jember dirundung pilu karena terjadi beberapa bencana. Menurutnya, ke depan perlu melakukan perbaikan di segala lini. “Hampir sebulan, Jember menghadapi ujian berat. Untuk itu, perlu ada perubahan mendasar terkait pengelolaan kota Jember. Melakukan perbaikan dari hulu ke hilir. Jalan-jalan aspal yang rusak juga harus dibangun,” kata pria yang baru menggantikan jabatan Ahmad Rusdan sejak 27 Desember 2020 ini.
Bukan hanya itu, sinergisitas dengan semua pihak juga tetap menjadi bagian penting yang akan terus dilakukan PKS. Bukan saja dengan warga yang usianya di atas kepala tiga, melainkan juga kepada para pemudanya. “Di kalangan milenial perlu edukasi politik yang membangun, agar mereka menjadi pribadi yang multitalenta. Bagaimanapun, kader muda akan menempati posisi pengurus yang sekarang,” ujar Sudiyanto.
Ketua Fraksi PKS Nur Hasan menyebut, PKS akan maksimal mengawal pembangunan infrastruktur seperti disampaikan Sudiyanto. Dalam setahun ke depan, paling tidak, Jember harus menghapus julukan ‘kota seribu jeglongan’ yang saat ini bisa disaksikan dengan mudah. “Kalau ditanya Jember mau dibawa ke mana, yang jelas Jember harus lebih sejahtera. Program awal yang akan kita perjuangkan adalah pembangunan infrastruktur,” ucapnya.
Tak hanya itu, PKS juga mengajak semua pihak untuk melakukan pembangunan maksimal di bidang pariwisata. Baik wisata alam di pegunungan, wisata buatan, maupun wisata pantai. “Potensi wisata di Jember sangat luar biasa. Kita harus gencar mempromosikannya agar menyedot wisatawan datang ke Jember,” papar Nur Hasan, yang menyebut PKS juga akan tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai kurang berpihak kepada warga Jember.
Sementara itu, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPW PKS Jawa Timur Mashuri Hariyanto menyatakan, pihaknya juga akan mengawal pemerintahan bupati dan wakil bupati Jember terpilih Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman. Ini agar program-program provinsi dan pusat bisa maksimal di Jember. “Jember didatangi menteri jangan hanya karena banjir. Paling tidak dari sisi lain seperti program dan prestasi,” katanya.
Menurutnya, ketertinggalan sejumlah hal selama lima tahun terakhir harus menjadi pemicu semangat untuk berlari melakukan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. “OPD-OPD harus bekerja secepat Ferrari milik bupati terpilih. Apa yang terlambat dalam lima tahun terakhir harus dikejar,” pungkasnya.
Dalam diskusi kunjungan ke redaksi Jawa Pos Radar Jember itu, PKS mengungkapkan target politik pada pemilu legislatif mendatang. Tidak tanggung-tanggung, PKS Jember ingin merebut kursi Ketua DPRD atau dengan patokan target 12 kursi. Sementara ini, PKS Jember memiliki modal enam kursi yang mewakili seluruh dapil di Jember.{}









