Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, menegaskan bahwa kegiatan Kemah Bela Negara (Kembara) Lanjutan 1 bukan sekadar aktivitas luar ruang, melainkan sarana strategis untuk menempa kekuatan fisik sekaligus ideologi kader utama PKS di Jawa Timur.
Hal itu disampaikan Bagus saat memberikan sambutan dalam kegiatan Kembara L1 yang diikuti kader utama dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur yang digelar di kawasan Gunung Bromo, Jumat-Ahad (1-3/5/2026). Ia mengapresiasi tingginya antusiasme peserta, dengan tingkat kehadiran mencapai lebih dari 90 persen.
“Alhamdulillah, kehadiran peserta sangat tinggi. Ini menunjukkan komitmen kader utama untuk terus menguatkan diri dalam perjuangan dakwah,” ujarnya.
Menurut Bagus, Kembara merupakan bagian dari proses pendidikan yang bertujuan mengembalikan kader pada nilai-nilai dasar perjuangan. Selama kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya diuji secara fisik, tetapi juga mendapatkan penguatan materi ideologis dan pemahaman dasar gerakan.
“Ini bukan sekadar kegiatan fisik. Kembara adalah ajang untuk menguatkan kembali ideologi, pemahaman dasar, dan komitmen kader terhadap dakwah,” tegasnya.
Dalam arahannya, Bagus juga menekankan tiga karakter utama yang harus dimiliki kader PKS Jawa Timur dalam menghadapi tantangan ke depan, yakni siaga, berani, dan setia.
Kader, kata dia, harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat, berani mengambil terobosan untuk kemaslahatan umat, serta setia menjaga nilai-nilai perjuangan dan keutuhan bangsa.
“Kita harus selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat pemilu. Kedekatan dengan rakyat harus dibangun sejak sekarang,” ungkapnya.
Selain itu, Bagus menyoroti pentingnya pembenahan struktur kaderisasi. Ia mengibaratkan kondisi saat ini seperti piramida yang belum ideal, sehingga diperlukan peran aktif kader utama untuk membina dan memperkuat kader di tingkat bawah.
“Satu kader utama harus mampu membina kader di bawahnya. Ini penting untuk memperkuat struktur dan keberlanjutan gerakan,” jelasnya.
Sebagai puncak kegiatan, para peserta mengikuti agenda long march di kawasan Gunung Bromo. Bagus menyampaikan bahwa hampir seluruh peserta berhasil mencapai titik akhir dengan penuh semangat.
“Alhamdulillah, peserta tetap semangat dan hampir semuanya sampai di puncak. Ini menunjukkan ketangguhan fisik dan mental kader,” katanya.
Ia berharap, semangat yang terbangun selama Kembara L1 dapat ditularkan kepada kader lainnya di daerah masing-masing, sehingga memperkuat soliditas dan kesiapan PKS Jawa Timur dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
“Kita ingin setelah pulang dari sini, kader semakin kuat secara fisik, pemikiran, dan komitmen. Ini bagian dari langkah besar untuk membangun Jawa Timur yang lebih baik,” pungkasnya.{}









