Masyarakat korban banjir Jombang, khususnya di Desa Brangkal Kecamatan Bandar Kedungmulyo merasakan sulitnya kondisi saat bencana banjir datang.
Nur, salah seorang warga yang terdampak banjir mengaku harus mengungsi karena rumahnya tidak lagi bisa dihuni.
“Banjirnya masuk rumah, tingginya sepinggang orang dewasa. Karenanya semua barang elektronik dan surat-surat penting saya angkat, dipindahkan ke tempat yang aman,” ceritanya.
Nur juga mengaku kerepotan dengan krisisnya air bersih di daerahnya. “Sumur-sumur kami tenggelam, Ndak bisa dipakai,” katanya.
Kesulitan juga bertambah karena hingga saat ini, selama empat hari terhitung dari awal banjir, listrik mati. “Ndak bisa ngapa-ngapain, listriknya mati,” katanya.
Melihat kondisi itu, PKS Jombang menerjunkan relawannya ke lokasi bencana.
Didik Darmadi, ketua DPD Jombang mengatakan langsung menerjunkan relawannya ke lokasi bencana.
“Alhamdulilah, kami ada perwakilan DPC di Bandar Kedungmulyo, sehingga mudah berkoordinasi dan mengetahui kebutuhan apa yang dibutuhkan korban banjir,” katanya.
Sampai saat ini, Didik melanjutkan, PKS sudah menerjunkan relawannya untuk membantu membagikan bantuan sembako, makanan dan menyediakan air bersih untuk korban banjir.

Ali Imron, kader PKS yang juga warga terdampak bencana banjir, menyampaikan terima kasihnya kepada pengurus PKS, kader serta relawan merespon cepat kebutuhan warga terdampak banjir.
“Warga titip terima kasih kepada saya untuk pengurus PKS karena sudah membantu,” katanya.
Irwan Setiawan, Ketua DPW PKS Jatim, merasa bahwa sudah seharusnya kader PKS membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama korban bencana.
“Ini bagian dari komitmen kami yang kemudian menjadi tagline partai yaitu, ‘Bersama Melayani Rakyat’. Mohon doanya Dulur, ben awake dewe istiqomah,” katanya mengakhiri.{}









