Sekretaris DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur, Muhamad Syadid, menantang seluruh peserta Kemah Bela Negara (Kembara) M2 PKS Jatim untuk membuktikan hasil pembinaan melalui aksi pelayanan nyata di tengah masyarakat.
Syadid memberikan tantangan kepada peserta agar melaksanakan minimal satu aksi pelayanan dalam waktu 30 hari setelah kegiatan Kembara berakhir. Aksi tersebut dapat dilakukan bersama regu maupun Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS di wilayah masing-masing.
Pesan itu disampaikan Syadid saat menutup kegiatan Kembara M2 Ikhwan DPW PKS Jawa Timur di kawasan Coban Rondo, Kabupaten Malang, Ahad (18/10/2026).
“Kecil tidak apa-apa, asal nyata. Karena masyarakat tidak mengenal kita dari slogan, tetapi dari manfaat yang mereka rasakan,” tegas Syadid dalam sambutan penutupan.
Menurut Syadid, Kembara bukan sekadar kegiatan berkemah atau latihan fisik di alam terbuka. Kegiatan selama tiga hari tersebut dirancang untuk memadukan pembinaan jasad, ruhiyah, dan fikriyah, sekaligus menanamkan kedisiplinan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.
Ia mengapresiasi semangat peserta yang telah menjalani berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari mendirikan tenda, menghadapi dinginnya malam, menjalankan ibadah, hingga bekerja sama dalam regu.

“Semua tampak lelah, kulit sedikit lebih gelap, mungkin badan masih terasa pegal. Tapi saya melihat sesuatu yang lain di wajah njenengan semua: mata yang lebih tajam dan semangat yang lebih menyala dibanding tiga hari lalu. Itulah tanda Kembara ini berhasil,” ujarnya.
Namun, Syadid mengingatkan bahwa keberhasilan pembinaan tidak cukup diukur dari kemampuan peserta menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan. Nilai-nilai yang dipelajari selama Kembara harus tetap hidup setelah peserta kembali ke daerah masing-masing.
Ia berharap para peserta tidak hanya membawa pulang kenangan dari Coban Rondo, tetapi juga semangat baru untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kembara memang selesai hari ini, tetapi perjalanan kita baru dimulai. Pulang dari Coban Rondo, jadilah kader PKS sejati: perkuat iman, kompak siaga, siap berkhidmat,” pungkasnya.{}









