MALANG- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Malang selama dua hari ini telah melaksanakan kegiatan pemotongan dan pendistribusian daging kurban dalam rangka Tebar 1.500.000 paket kurban secara nasional.
Konferensi Pers dilakukan oleh DPD PKS Kota Malang pada hari Senin (11/7), yang bertempat di kantor DPD PKS Kota Malang, Jl. Joyosuko Timur, Lowokwaru, Malang City.
Ernanto Djoko Purnomo sebagai Ketua DPD PKS Kota Malang, menyebutkan bahwa DPD PKS Kota Malang telah melakukan program nasional tebar 1.500.000 paket kurban kepada anggota PKS dan masyarakat.
“Program ini menjadikan anggota rela berkurban meski masih terdampak pandemi,” ujar Djoko pada kesempatan tersebut.
Djoko menjelaskan, ada lima titik penyembelihan yang dibagi setiap kecamatan di Kota Malang selama 2 hari ini, di hari ahad ada Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Kecamatan Blimbing dan DPC PKS Kec. Lowokwaru.
Pada hari senin dilanjutkan di titik lainnya, yaitu DPC PKS Sukun, DPC PKS Kedungkandang dan DPC PKS Klojen.
Berdasarkan informasi yang diterima, bahwa PKS Kota Malang memperoleh hewan kurban berupa 18 Sapi dan 60 Kambing.
Total DPD PKS Kota Malang mendapatkan hewan sejumlah 78 hewan kurban.
Dari 78 hewan kurban tersebut, diperoleh 14.000 paket kurban atau setara dengan nilai 730 juta rupiah yang telah terdistribusi dengan baik.
“PKS pancen joss” ungkapan Sulaiman saat menerima daging kurban.
Sulaiman merupakan salah satu warga Kecamatan Blimbing yang mendapatkan distribusi paket daging kurban dari PKS.
“Sesuai arahan Dr. Salim Ketua Majelis Syuro, seluruh pengurus dan anggota PKS harus terus terdepan mengamalkan nilai – nilai Pancasila dalam kehidupan sehari – hari. Utamanya sila ke 5 Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indoensia”. ungkap Djoko melanjutkan konferensi persnya.
Menurut Djoko, kegiatan Tebar 1.500.000 Paket Kurban sebagai bentuk kepedulian, dukungan dan simpati PKS atas musibah yang dialami peternak saat ini, yaitu dengan adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang membawa dampak luas dan serius bagi petani dan peternak.
Pada kesempatan tersebut Djoko juga menekankan pentingnya kedaulatan pangan sebagai bagian tak terpisahkan dari kesejahteraan petani dan peternak. (Imam/ Wara/ PKSFoto)









