Jawa Timur dinilai menjadi salah satu wilayah kunci dalam peta pemenangan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke depan. Penilaian itu disampaikan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPP PKS, Mardani Ali Sera, saat melakukan Silaturahim Pemenangan BP3 DPP PKS bersama DPW PKS Jawa Timur, Selasa (6/1/2025).
Dalam forum yang berlangsung hangat dan penuh dialog strategis tersebut, Mardani secara terbuka mengapresiasi kesiapan, keseriusan, dan kedewasaan politik PKS Jawa Timur dalam menyusun langkah menghadapi Pemilu dan Pilkada mendatang.
“Jawa Timur ini wilayah berat, tapi justru karena itu menjadi sangat penting. Dan saya melihat PKS Jatim punya kesungguhan, target yang jelas, serta keseriusan kerja yang patut diapresiasi,” ujar Mardani.
Ia menyebut, tidak semua wilayah mampu memetakan tantangan sekaligus peluang secara jujur dan terukur seperti yang dilakukan PKS Jawa Timur. Menurutnya, DPW PKS Jatim telah menunjukkan kemampuan membaca realitas sosial-politik daerah, sekaligus menyiapkan strategi jangka menengah dan panjang secara sistematis.
Mardani juga menilai, target-target politik yang dipasang PKS Jatim, baik untuk DPR RI, DPRD Provinsi, maupun DPRD kabupaten/kota, bukan sekadar ambisi, tetapi disusun berdasarkan kalkulasi rasional dan kesiapan struktur.
“Yang membuat saya bangga, targetnya jelas. Apa yang bisa diukur, itu yang dikerjakan. Ini menunjukkan kematangan organisasi,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pemenangan tidak bisa dilepaskan dari kekuatan konsolidasi internal. Karena itu, BP3 DPP PKS menempatkan Jawa Timur sebagai salah satu wilayah prioritas untuk terus didampingi, didengar, dan dikuatkan.
“Modal utama kemenangan adalah soliditas internal. Kalau semua bidang dan struktur bergerak seirama, maka kemenangan itu tinggal soal waktu,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Jawa Timur Bagus Prasetia Lelana menyampaikan bahwa kunjungan BP3 DPP PKS menjadi suntikan semangat sekaligus penguat arah perjuangan kader di Jawa Timur. Ia menegaskan, PKS Jatim telah menetapkan target yang jelas sebagai bagian dari ikhtiar kolektif menuju pemenangan.
“Jawa Timur sudah mematok target 2 digit legislatif, sekaligus menyiapkan langkah-langkah strategis menghadapi Pilkada. Semua ini kami jadikan roadmap perjuangan bersama,” ungkap Bagus.
Menurutnya, tantangan politik di Jawa Timur memang tidak ringan. Namun, dengan konsolidasi yang kuat, kerja kader yang disiplin, serta strategi yang terukur, PKS Jatim optimistis mampu meningkatkan capaian politiknya secara signifikan.
Silaturahim pemenangan ini menjadi ruang penting bagi pertukaran gagasan, pemetaan tantangan, serta penyelarasan strategi antara pusat dan daerah. Forum tersebut juga menegaskan posisi Jawa Timur sebagai salah satu tumpuan utama PKS dalam menatap kontestasi politik nasional dan daerah ke depan.
Dengan semangat kolektif dan kerja yang terarah, PKS Jawa Timur bertekad menjadikan tantangan sebagai pijakan untuk melompat lebih tinggi dalam peta politik nasional.
“Makin banyak kursi yang didapat, makin banyak masyarakat yang kami layani,” pungkas Bagus.{}









