Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana meminta seluruh DPD PKS di 38 kabupaten/kota rutin menggelar senam massal bersama masyarakat sebagai bagian dari gerakan hidup sehat kader dan penguatan kedekatan sosial dengan warga.
Hal itu disampaikan Bagus saat menghadiri agenda Senam Massal dalam rangka Milad ke-24 PKS yang digelar DPD PKS Tulungagung di GOR Lembu Peteng, Ahad (10/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri ratusan kader dan masyarakat.
Menurut Bagus, momentum Milad PKS tahun ini tidak hanya diperingati secara seremonial, namun juga diisi dengan berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk olahraga bersama.
“DPD diharapkan melaksanakan kegiatan senam rutin untuk kader dan masyarakat di semua daerah, supaya mengajak pola hidup sehat kepada masyarakat,” ujar Bagus.
Ia menjelaskan, kegiatan senam massal di Tulungagung menjadi salah satu contoh bagaimana PKS membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat melalui aktivitas sederhana namun bermanfaat.
“Sekarang pesertanya justru banyak masyarakat umum dibanding kader PKS sendiri. Tidak apa-apa, justru itu menjadi sarana kita berkomunikasi dengan masyarakat,” katanya.
Bagus menilai, kader yang sehat akan lebih siap menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, budaya hidup sehat harus mulai dibiasakan di lingkungan kader PKS.
“Kader itu kalau sehat bisa melaksanakan tugas-tugas pelayanan dengan baik. Kalau sakit, jangankan melaksanakan tugas kepartaian, ibadah saja bisa terganggu. Maka dibiasakan olahraga dan pola hidup sehat,” tegasnya.
Ia juga menyebut, rangkaian Milad ke-24 PKS di Jawa Timur digelar serentak di berbagai daerah dengan beragam kegiatan sesuai potensi masing-masing wilayah. Selain senam massal, sejumlah DPD juga menggelar bazar UMKM, penguatan ketahanan pangan keluarga, hingga program energi terbarukan.
“Momentum milad ini digunakan untuk menggerakkan semangat kader. Ada yang fokus UMKM, ketahanan pangan, sampai pemasangan panel surya di kantor-kantor PKS,” ungkapnya.
Bagus menambahkan, PKS Jawa Timur juga mendorong kader memanfaatkan lahan kosong di rumah untuk kebutuhan pangan sederhana seperti cabai, tomat, terong, hingga sayuran.
“Minimal halaman rumah bisa ditanami kebutuhan pokok sederhana. Jadi ada semangat kemandirian pangan dari keluarga,” jelasnya.
Ia berharap gerakan senam massal dan pola hidup sehat yang mulai digalakkan PKS dapat menjadi budaya positif di tengah masyarakat.
“Harapannya kader sehat, masyarakat sehat, sehingga semuanya makin kuat dan makin bermanfaat dalam melayani masyarakat,” pungkasnya.{}









