DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur resmi menutup program Virtual Sport 2026 pada Rabu (28/10/2026). Penutupan yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut ditandai dengan kegiatan lari bersama pengurus PKS Jatim.
Program yang digelar Bidang Pembinaan dan Pengembangan Olahraga (Binapora) DPW PKS Jawa Timur ini telah berlangsung selama sekitar satu bulan. Kegiatan tersebut bertujuan mendorong kader membangun kebiasaan berolahraga sekaligus menjaga kebugaran tubuh di tengah aktivitas dan amanah organisasi.
Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian Virtual Sport 2026. Ia menegaskan, berakhirnya program bukan berarti aktivitas olahraga juga harus berhenti.
“Setelah ini, kalaupun olahraga, tidak usah mengandalkan Strava. Ini hanya pelatihan saja. Walaupun tidak pakai Strava, kita tetap olahraga,” ujarnya saat menutup kegiatan.
Menurut Bagus, Virtual Sport menjadi sarana untuk membangun kebiasaan hidup sehat. Ia berharap semangat yang tumbuh selama program berlangsung dapat terus dijaga oleh para kader, meskipun kegiatan secara resmi telah berakhir.

Dengan demikian, olahraga tidak hanya dilakukan untuk memenuhi target atau mencatat aktivitas melalui aplikasi, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jawa Timur, Ahmadi, menilai Virtual Sport sebagai program positif yang dapat memotivasi kader untuk menjadikan kesehatan sebagai kebutuhan.
“Sehat itu harus menjadi kebutuhan kita. Untuk memikul beban-beban amanah, kita harus sehat,” pesannya.
Ahmadi mengingatkan bahwa menjaga kesehatan dapat dilakukan melalui berbagai aktivitas fisik yang sesuai dengan kemampuan masing-masing, mulai dari jalan sehat, jalan cepat, lari, bersepeda, hingga senam.
Ia juga menekankan pentingnya memulai olahraga sesuai kemampuan, kemudian meningkatkan intensitasnya secara bertahap dan melakukannya secara konsisten.
“Dimulai dari apa yang kita mampu, kemudian bertahap dan istiqamah,” ungkapnya.
Menurut Ahmadi, kebiasaan berolahraga perlu dijaga oleh kader di berbagai usia dan kondisi. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, kader diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari serta amanah pelayanan kepada masyarakat secara lebih optimal.

Penutupan Virtual Sport 2026 menjadi penanda berakhirnya tahap pertama program pada tahun ini. Namun, semangat yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut diharapkan terus berlanjut, yakni menjadikan olahraga sebagai kebiasaan, bukan sekadar agenda sesaat.
Melalui program Binapora ini, PKS Jatim mendorong kader untuk terus bergerak, menjaga kebugaran, dan membangun budaya hidup sehat dalam keseharian.
Di akhir penutupan, diumumkan beberapa pemenang yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan Virtual Sport 2026 dari katagori lari, jalan, sepeda dan katagori lainnya. {}









