
PKS Jawa Timur hari ini (16/4) melangsungkan seleksi wilayah perlombaan baca kitab kuning. Peserta yang terdaftar sebanyak 119 orang dari seluruh daerah di Jawa Timur. Ketua Bidang Pembinaan Umat (BPU) PKS Jawa Timur, Ibnu Shobir, mengatakan bahwa peserta yang terdaftar adalah melebihi perkiraan panitia.
“Mereka yang terdaftar sebagai peserta adalah yang telah lulus seleksi administrasi. Jumlah ini bahkan melebihi dari perkiraan kita.” Ujar anggota dewan Surabaya ini.
Arif Hari Setiawan, Ketua DPW PKS Jawa Timur dalam sambutannya mengungkapkan bahwa acara ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengoptimalkan potensi santri. Sekaligus agar masyarakat tidak awam kepada PKS.
“PKS didirikan salah satunya untuk menyatukan umat islam. Makanya tidak perlu heran kalau didalam PKS beragam orangnya. Ada yang NU, Muhammadiyah, Persis. Dan acara ini adalah bentuk dukungan untuk mendorong tradisi keilmuan yang harus dijaga.” Terangnya
Ikut melengkapi, Yusuf Rohana, Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur selaras mengatakan bahwa tradisi membaca kitab kuning adalah warisan para ulama. Lebih lanjut dia mengutarakan kalau tradisi ini harus dilestarikan, khususnya oleh kaum muda.
“Kita melihat acara ini antusiasnya begitu luar biasa. Maka kita akan berupaya acara ini berlanjut setiap tahunnya. Bahkan bukan tidak mungkin, dengan hadiah yang lebih menggembirakan. Agar lebih banyak lagi yang ikut serta dalam lomba ini.” Selorohnya diikuti oleh tepuk tangan peserta.
Bertempat di kantor DPW PKS Jawa Timur, perlombaan baca kitab kuning ini dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama adalah babak penyisihan dan sesi yang kedua babak final. Dewan juri untuk babak penyisihan ada 3. Berasal dari perwakilan Kantor Wilayah Kementrian Agama Jawa Timur.
Dari babak penyisihan terpilih 2 terbaik yang akan masuk ke babak final. Dan pemenang di babak final, akan menjadi perwakilan Jawa Timur untuk perlombaan membaca kitab kuning tingkat nasional, tanggal 24 April di Jakarta.
Lomba Baca Kitab Kuning PKS Jawa Timur memperebutkan hadiah total 28,5 juta. Untuk 3 pemenang dan 3 harapan. Juara satu yang dikirim ke lomba nasional akan diberikan akomodasi dan transportasi serta berpeluang untuk meraih hadiah umroh jika menjadi pemenang nasional.








