DPW PKS Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis Daerah (Bimtekda) yang diikuti seluruh anggota legislatif PKS dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, pada 20–23 April 2026. Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi besar untuk memperkuat peran publik para wakil rakyat PKS di Jawa Timur.
Ketua panitia kegiatan, Puguh Wiji Pamungkas, menyampaikan bahwa tingkat partisipasi dalam Bimtekda kali ini sangat tinggi. Dari total 109 anggota legislatif PKS se-Jawa Timur, sebanyak 107 orang hadir mengikuti kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kehadiran hampir 100 persen. Ini menunjukkan komitmen yang kuat dari seluruh anggota dewan PKS untuk terus meningkatkan kapasitas dan memperkuat peran mereka di tengah masyarakat,” ujar Puguh dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, Bimtekda ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya penyelenggaraan bimbingan teknis bagi pejabat publik dilakukan di tingkat wilayah oleh DPW.
“Selama ini kegiatan seperti ini diselenggarakan oleh DPP. Jawa Timur menjadi penyelenggara kedua setelah Jawa Tengah. Ini menjadi kehormatan sekaligus tantangan bagi kami,” jelasnya.
Menurut Puguh, Bimtekda mengusung tema sinkronisasi arah kebijakan nasional dan daerah, dengan menekankan pentingnya pemahaman Asta Cita dalam konteks pembangunan Jawa Timur.
“Seluruh legislator perlu memahami arah kebijakan pembangunan, sehingga dapat menjadi bagian dari pilar pembangunan di daerah masing-masing,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar forum pembelajaran, tetapi juga ruang untuk meneguhkan komitmen perjuangan para legislator PKS.
“Kita ingin memastikan bahwa pejabat publik PKS tidak hanya memiliki kapasitas, tetapi juga karakter. Tidak hanya bersih dan profesional, tetapi juga memiliki jiwa kenegaraan,” tegasnya.
Puguh menambahkan, rangkaian Bimtekda menghadirkan berbagai narasumber dari internal partai, pemerintah, hingga kalangan profesional, guna memperkaya wawasan peserta dalam menjalankan tugas-tugas legislasi, pengawasan, dan penganggaran.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antarlegislator PKS dari berbagai tingkatan, sehingga mampu menghadirkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Ini adalah momentum konsolidasi besar. Kita ingin seluruh anggota dewan PKS di Jawa Timur bergerak dalam satu irama, satu visi, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap, melalui Bimtekda ini, para legislator PKS dapat semakin solid dan siap menghadapi tantangan ke depan, sekaligus memperkuat kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
“Mudah-mudahan ikhtiar ini membawa keberkahan dan semakin menguatkan peran PKS dalam melayani rakyat,” pungkasnya.{}









