

SURABAYA (23/2) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada hari Ahad ini mengadakan Training Orientasi Partai (TOP) di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Antara lain Sidoarjo, Bondowoso, Jember, Kota Malang, Surabaya, Tulungagung, Jombang, Bojonegoro, Tuban, Kota Blitar, Gresik, dan Lumajang.
Acara yang digelar mulai pukul delapan pagi sampai selesai itu mengambil tema “Bersama PKS Membangun Bangsa dan Mengokohkan NKRI”, TOP menghadirkan para anggota baru yang mendaftar selama sebulan terakhir.
Dalam kegiatan tersebut dihadirkan pula narasumber yang berkompeten dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kepolisian Resort (Polres), dan Komando Distrik Militer (Kodim). Di Lumajang misalnya, diisi oleh Kepala Binmas Polres AKP Totok Sudarsono dan Ketua MUI Ustadz Suharyo. Sedang di Jember diisi oleh Dandim 0824 Letkol Inf. Laode M Nurdin. Demikian pula di Bojonegoro diisi oleh Kapolsek Kota Kompol Eko Dani Rinawan. Lalu di Bondowoso oleh Dandim 0822 Letkol Inf. Jadi, SIP. dan di Tulungagung oleh Danramil 0807/03 Kapten Inf. Sugeng Supriyadi serta KH. Abu Sofyan Sirojudin mantan Ketua MUI. Sementara di Jombang diisi Kasat Binmas Polres AKP Mintarto, M.Hum.
“TOP ini adalah bagian dari program Sekolah Cinta Indonesia, yakni program PKS yang bertujuan mensosialisasikan visi, misi dan kebijakan PKS, juga memberikan pendidikan sosial politik kebangsaan kepada anggota dan masyarakat,” ujar Abdul Rahman Shaleh, Ketua Bidang Kaderisasi DPW PKS Jatim.
Irwan Setiawan, Ketua Umum DPW PKS Jatim menyampaikan bahwa TOP ini akan diadakan sebulan sekali selama tahun 2020. “Setiap bulan di tiap kabupaten/kota kami menerima ratusan anggota baru. Maka hak mereka dan kewajiban PKS untuk memberikan pemahaman kebangsaan yang benar, sebagaimana amanat Undang-undang Parpol. Sehingga kita bisa bersama-sama partai ini untuk mewujudkan cita-cita bangsa menjadi negara yang berdaulat, adil, dan makmur,” terang Kang Irwan, panggilan akrabnya.
Kegiatan TOP diakhiri dengan ramah tamah dan pemberian Kartu Tanda Anggota (KTA) PKS yang ditandatangani Presiden PKS Sohibul Iman dan Sekretaris Jenderal Mustafa Kamal.









