Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur mengecam keras atas pemukulan dan intimidasi yang dilakukan kepada Nurhadi, wartawan Tempo pada Sabtu (27/3) lalu di Surabaya. Hal ini dinyatakan oleh Ketua DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan.
“Kami mengecam keras pemukulan dan intimidasi yang dialami Wartawan Tempo waktu melakukan tugas jurnalistik di Surabaya,” kata tegas Irwan.
Irwan kemudian menyampaikan bahwa di era demokrasi dan kebebasan pers yang dilindungi undang-undang, seharusnya tidak ada pihak-pihak yang mengintimidasi wartawan.
“Intimidasi kepada wartawan ini gaya lama yang semestinya diakhiri dengan hadirnya reformasi dan demokrasi yang semakin baik. Ancaman terhadap wartawan dan pers yang bebas adalah ancaman terhadap demokrasi itu sendiri,” ujar pria 45 tahun ini.
Pers, imbuh Irwan, adalah pilar demokrasi yang dijamin kebebasannya karena tugasnya menyajikan informasi sekaligus kontrol dalam pelaksanaam reformasi dan demokrasi. Tentu dalam praktiknya pers harus menyajikan informasi yang bisa dipertanggungjawabkan.
Kemudian Irwan menyampaikan dukungannya atas sikap tegas insan pers, masyarakat sipil, dan Komnas HAM yang mengecam keras pemukulan dan intimidasi yang dialami Nurhadi sebagai pelanggaran serius.
Di akhir penyataannya, Irwan juga mendukung penuh kasus itu diproses dan diusut tuntas baik melalui jalur hukum mau pun melalui saluran-saluran konstitusional lain yang tersedia.{}









