Banyak hal yang bisa dilakukan untuk memberi apresiasi kepada tenaga kesehatan yang telah berjuang di garis terdepan pandemi Covid-19. PKS Sidoarjo bagikan bunga untuk tenaga kesehatan.
Aksi ‘Terimakasih Nakes’ dengan memberikan hadiah bunga kepada nakes dan petugas vaksinasi di GOR Sidoarjo, Rabu, 3 November 2021.
Aksi tersebut bersamaan dengan pelaksanaan program vaksinasi ke-2, yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Pemkab Sidoarjo.
“Aksi hari ini apresiasi simbolik dari keluarga besar PKS Sidoarjo terhadap para nakes Sidoarjo dan juga seluruh nakes di Indonesia atas darmabakti, perjuangan, dan pengorbanan mereka selama wabah covid-19 ini,” ujar Deny Haryanto, Ketua PKS Sidoarjo.
Tak hanya bunga, Deny menyampaikan bahwa Fraksi PKS DPRD Sidoarjo selalu mendorong adanya perhatian besar kepada nakes, baik itu dari segi keselamatan mereka selama bertugas ataupun dari sisi insentif. Baik untuk nakes yang bertugas di Rumah Sakit maupun Puskesmas
Program vaksinasi kolaborasi PKS Sidoarjo dan Dinkes Sidoarjo ini adalah lanjutan dari program yang sama di akhir bulan Agustus lalu.
Vaksin yang digunakan dalam program vaksinasi ke-2 ini sama dengan sebelumnya, yaitu AstraZeneca, dengan kuota sebanyak 500 peserta.
“Walaupun target vaksinasi kami nilai cukup baik di Sidoarjo, tapi dalam kesempatan ini, kami tetap mengajak untuk bersama-sama meringankan tugas nakes dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjaga 5M,” pungkas Deny.
Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan memberi apresiasi atas kreativitas DPD PKS Sidoarjo yang memberi apresiasi kepada nakes yang sedang ada di kegiatan vaksinasi.
“Simbol itu juga penting, dalam hal ini agar para nakes juga mengetahui secara terbuka dukungan kita untuk teman-teman yang berjuang di garis depan dalam penanganan Covid-19,” kata pria yang pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Jatim selama 2 periode itu.
Ia juga membenarkan bahwa PKS memberi perhatian khusus kepada nakes saat pandemi. “Kami perjuangkan temen2 nakes dari anggota legeslatif kami. Mereka memang diminta untuk itu,” ujar pria 45 tahun itu.
Menurutnya tak hanya nakes yang diberi perhatian khusus, masyarakat yang terdampak Covid-19 juga menjadi perbincangan serius di tiap-tiap struktur PKS di semua level, bahkan hingga di struktur paling bawah di level desa.
“Programnya bisa beragam, tergantung apa yang dibutuhkan masyarakat. Ada yang menyiapkan ambulan, oksigen, menyiapkan vitamin, obat dan makanan untuk yang sedang isolasi mandiri di rumah, dan seterusnya, Banyak program kami saat pandemi,” ujar pria yang dikenal dengan panggilan Kang Irwan itu.
Meski demikian, ia menyampaikan, PKS tak bisa berjuang sendirian. Ia selalu meminta pengurus PKS di level daerah, kecamatan maupun desa agar terus menguatkan sinergi dan kolaborasi dengan seluruh stake holder yang ada, baik tokoh masyarakat, atau perangkat desa atau kecamatan.
“Kami upayakan selalu turun di masyarakat, karena ini bagian dari pendidikan politik kepada masyarakat,” kata Irwan. {}









