DPD PKS Kota Surabaya melantik 12 tokoh Surabaya menjadi Dewan Pakar PKS, Ahad (16/1). Dalam kesempatan yang sama Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan menyampaikan apresiasi kepada PKS Surabaya yang telah melantik 12 dewan pakar daerah. Selain itu mengajak dewan pakar yang baru dilantik untuk berjuang bersama PKS.
Keduabelas Dewan Pakar PKS Surabaya itu adalah Drs H Lukman Hakim MPd, Eka Surezta SH, Erik Marsudi Utomo SE, Faried SH, Abdullah Ridwan ST.
Ada juga Achmad Brantas Purnomo SH, dr Agung Hendro Yuwono M Kes, Muhammad Luthfy SE.
Drs Suhartoyo, Dra Mumun Maemunah, Gatot Suryowidodo SE, dan Adi Dharma ST MMT.
Irwan menyampaikan bahwa PKS adalah partai yang merupakan rumah besar bagi segenap komponen bangsa yang ingin berjuang menegakkan keadilan dan mewujudkan kesejahteraan di seluruh pelosok nusantara, di setiap jengkal tanah air Indonesia.
“PKS ini milik rakyat, PKS ini milik ummat, PKS ini milik Bapak dan Ibu sekalian para anggota dewan pakar. Mari bersama kita berjuang bersama PKS untuk memenangkan PKS agar semakin kokoh melayani rakyat dan NKRI,” ujar Irwan, disela acara yang digelar di Great Hotel Diponegoro Surabaya ini.
Menurut Irwan, dengan kebersamaan, berbagai tantangan bangsa Indonesia akan mampu dihadapi bersama. Ia juga tidak lupa menyampaikan terima kasihnya kepada 12 tokoh masyarakat yang memilih bergabung dengan PKS.
“Saya sampaikan terima kasih kepada Bapak Ibu yang sudah bergabung menjadi dewan pakar PKS, semoga Allah mencatatnya sebagai kebaikan karena perjuangan kita untuk rakyat, untuk NKRI,” tegasnya.
Irwan juga menyampaikan bahwa sudah banyak tokoh-tokoh masyarakat, baik di level daerah, provinsi bahkan nasional yang menyampaikan kesiapannya berjuang bersama PKS. Ia meminta pengurus PKS untuk terus membuka pintu dan merangkul semua kalangan.

Hal itu, ia menambahkan, karena PKS dianggap sebagai partai yang konsisten memperjuangkan berbagai kepentingan masyarakat. Juga sebagai partai yang kritis terhadap kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat.
“Sikap Oposisi PKS yang berada di luar pemerintahan, melakukan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat. Namun tetap menyampaikan apresiasi jika ada prestasi dari pemerintah. Sikap ini disambut baik oleh masyarakat,” katanya.
Ia kemudian menyampaikan beberapa hal tentang sikap PKS sebagaimana sudah disampaikan Presiden PKS Ahmad Syaikhu.
“PKS mengkritisi maraknya tenaga kerja asing yang membanjiri tenaga kerja Indonesia, PHK sepihak, UMP yang tidak sesuai dengan harapan para buruh, penegakan hukum yang cenderung tajam ke bawah namun tumpul ke atas, jaminan sosial untuk masyarakat dan seterusnya,” tegas Irwan.
Karenanya, ia melanjutkan, dari hasil survey nasional, PKS sudah berada pada kisaran 5 sampai dengan 9%.
Terakhir, Irwan menyampaikan apresiasinya kepada DPD PKS Kota Surabaya. Menurutnya PKS Kota Surabaya termasuk daerah yang pencapaian politiknya luar biasa.
“Mendapatkan 5 kursi dan pimpinan DPRD. Juga telah memiliki Anggota terbanyak di Jawa Timur serta struktur yang lengkap, ini patut diacungi jempol,” kata pria 46 tahun ini.
Meski demikian, ia tetap meminta agar DPD PKS Surabaya tetap meningkatkan kapasitas politiknya agar bisa lebih optimal melayani rakyat.
“Sudah 3 periode istiqomah di 5 kursi saatnya meraih 10 kursi. PKS surabaya!!! Wis wayahe!! Allahu Akbar ..Allahu Akabr..Allahu Akbar..Merdeka,” pungkas Irwan .
Dalam kegiatan itu, juga hadir Ketua Dewan Pakar DPW PKS Jawa Timur Misbahul Huda, Ketua MPD PKS Kota Surabaya Qodar Iswanto, Ketua DED PKS Kota Surabaya Faturrahman Masrukan.
Tak hanya itu, Ketua Fraksi PKS Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo beserta anggota DPRD Kota Surabaya, Fatkur Rohman, Aning Rahmawati, Reni Astuti, dan Akhmad Suyanto juga tampak hadir.{}









