PKS Jawa Timur mendatangkan puluhan milenial. Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan Ketua Bidang Kepemudaan DPP PKS Gamal Albinsaid dihadirkan untuk membakar semangat para pemuda yang hadir.
Kegiatan yang juga dihadiri Bakal Caleg Milenial PKS itu digelar pada Selasa 15 Februari 2022 di Skylounge Hotel Goldvitel di Jalan Basuki Rahmat Surabaya.
Dalam pemaparannya, Ahmad Syaikhu menyampaikan bahwa peran generasi muda untuk memperjuangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak bisa dianggap enteng.
Ia bercerita tentang resolusi jihad yang digaungkan oleh pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari yang kemudian disambut oleh generasi muda.
“Dulu, saat Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari menggaungkan resolusi jihad, Bung Tomo yang merupakan representasi generasi muda menyuarakan dengan lantang kepada masyarakat umum, ” tegasnya.

Syaikhu juga mengingatkan saat menjelang proklamasi kemerdekaan RI, ada penculikan Presiden Soekarno oleh generasi muda yang memaksa agar Indonesia mendeklarasikan kemerdekaannya.
Sementara itu, Ketua Bidang Kepemudaan DPP PKS Gamal Albinsaid menyampaikan gambaran kondisi saat ini bahwa saat ini politik masih dianggap negatif bagi beberapa masyarakat.
“Politisi dianggap tidak bisa dipegang janjinya. Ada juga yang juga menganggap politik itu mahal sehingga sangat sulit dijangkau dan seterusnya. Wajar karena memang ada data, bahwa politik di Indonesia ini termahal di dunia. Di sana sini banyak money politik,” ujar Gamal.
Karenanya, ia menyampaikan kepada peserta yang hadir untuk mengubah kondisi daripolitik uang ke politik pemberdayaan. “Kita harus menjadi solusi bagi berbagai permasalahan masyarakat,” tegasnya.
“Hakikat politik itu pemberdayaan. Karenanya, jika kita sudah yakin berjuang di politik, kitarus menyiapkan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Kita harus siap berjuang untuk masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, sudah saatnya berbagai ide cerdas itu direalisasikan dalam aksi nyata yang bisa dirasakan manfaatnya secara langsung di masyarakat.
“Mari kita geser ide-ide yang kita tuliskan di twit-twit kita di media sosial ke warung-warung, ke rumah warga, dan seterusnya, agar upaya kita nyata untuk masyarakat. Tugas pemimpin, mengubah ide, menjadi narasi dan diaplikasikan dalam kerja-kerja kita,” tegasnya.

Gamal menyampaikan bahwa bekerja tidak harus ditampakkan, namun harus terus dikerjakan sehingga masyarakat merasa keberadaan PKS di msyarakat.
Di akhir penyampaiannya ia tetap mengingatkan agar tetap bertawakkal kepada Allah subhanahu wa ta’ala setelah maksimal berusaha. “Jangan memberhalakan ikhtiar, karena Allah yang memutuskan semuanya,” ujarnya.
Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan menyampaikan apresasinya kepada para pemuda yang menyatakan kesiapannya menjadi Bacaleg Milenial PKS Jatim.
Irwan menyampaikan bahwa keterlibatan pemuda di kancah politik akan membawa dampak besar bagi perubahan Indonesia ke arah yang lebih baik.
Bagi Irwan, pemuda punya energi yang sangat besar yang bisa diandalkan dalam perbaikan Negara Kesatuan Rebublik Indonesia (NKRI).
“Kekuatan besar itu, harus disalurkan dan disiapkan kanalnya. Dan PKS Muda adalah kanalnya. Karena di PKS, pemuda adalah subyek bukan obyek,” katanya menegaskan.
Irwan menyampaikan bahwa PKS sudah memberikan tempat khusus kepada para pemuda. Hal ini karena PKS mempunyai bidang khusus yang mengurusi kepemudaan.
Hal ini diamini oleh Ketua Bidang Kepemudaan DPW PKS Jatim Dian Heri. “Ada beberapa program yang kita sesuaikan dengan minat dan bakat anak-anak muda. yang suka dengan enterpreuner, kita ada. Yang suka politik, kita ada sekolah politik. yang suka dengan keilmuan, kita punya PKS Muda Mendunia, bahkan yang suka dengan kegiatan desa, kita punya Program PKS Muda Bangun Desa, dan seterusnya,” jelas Dian.{}









