• Tentang PKS Jatim
  • Pendaftaran Anggota
  • Kontak & Alamat
  • Media Sosial Resmi PKS Jawa Timur
PKS Jawa Timur
  • Narasi Aksi
  • Kabar Nasional
  • Kabar Jatim
  • Kabar Daerah
  • Blog
  • Info dan Program
    • Website DPP PKS
    • Sejarah PKS
    • Visi dan Misi
    • Susunan Pengurus
    • Pusat Khidmat
    • Rumah Keluarga Indonesia
    • Kepanduan & Olahraga
    • PKSMuda
      • Chapter PKSMuda
      • Gema Keadilan
      • Garuda Keadilan
    • Komunitas Kreatif
    • Pendaftaran Anggota
  • PPID
    • Profil PPID
    • Visi dan Misi PPID
    • Tugas dan Fungsi PPID
    • Regulasi PPID
    • Struktur PPID Partai Keadilan Sejahtera
    • Form Permohonan Informasi Publik PKS
    • Daftar Informasi Publik Partai Keadilan Sejahtera
No Result
View All Result
DPW PKS Jatim
No Result
View All Result
Home Narasi Aksi

Webinar Bahas Penguatan Keluarga, Dr Hasniah Hasan: PKS Harus Door to Door Pahamkan Masyarakat

4 Maret 2022
in Narasi Aksi
0
Webinar Bahas Penguatan Keluarga, Dr Hasniah Hasan: PKS Harus Door to Door Pahamkan Masyarakat
Share on FacebookShare on Twitter

Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat. Jika keluarga-keluarga kuat, Indonesia akan menjadi negara yang hebat. Dalam hal penguatan keluarga Indonesia masih punya PR. Pada 2013 lalu, perceraian di Indonesia terbanyak se- Asia Pasific.

Hal itu disampaikan oleh Dr Hasniah Hasan Msi, Kepala Bagian Pembinaan Keluarga Masjid Nasional Al Akbar Surabaya dalam Webinar yang berjudul Go Back Couple, Menggenggam Erat, Keluarga Kuat, Indonesia Hebat yang digelar PKS Jatim, Kamis 3 Maret 2022. Webinar ini merupakan rangkaian kegiatan menjelang Rakerwil PKS Jatim pada Ahad 6 Maret 2022 mendatang.

“Keluarga-keluarga ini harus segera bangkit dari kondisi terpuruk. Bagaimana kita menggali potensi yang ada di masing-masing keluarga, sehingga kemampuan setiap anggota keluarga kembali ke kondisi semula,” harap Hasniah.

Hasniah kemudian menyampaikan data perceraian yang ada di Jawa Timur yang menunjukkan bahwa semakin ke sini, wanita sebagai penggugat cerai semakin banyak.

Ia menjelaskan, sebelum tahun 2000, cerai talak lebih tinggi dari cerai gugat. Sementara tahun 2001-2010 angka cerai gugat imbang dengan cerai talak.

“Tahun 2011-2020, cerai gugat dan cerai talak, 2:1. Cerai gugat yang dilakukan istri sudah menyalip cerai talak,” katanya.

Kemudian pada 2021, jumlah cerai gugat sebanyak 52.088 dan cerai talak 20.457, total keseluruhan 72.535 kasus perceraian.

“Berarti 75 % angka perceraian oleh ibu. Hanya 25% diusulkan suami,” jelas wanita yang menamatkan gelar doktornya di Universitas Airlangga itu.

Ia kemudian menyimpulkan, jika cerai gugatnya yang unggul, wanitanya yang harus dimotivasi, diperkuat bagaimana menangani masalah dan tekakan di rumah tangga agar tidak tergesa-gesa menggugat di pengadilan agama.

“PKS harus melakukan hal yang jitu agar bisa kembali ke kondisi semula,” harapnya kepada PKS.

Ia bahkan menyarankan agar PKS bisa melakukan edukasi door to door untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya berbagai penguatan dalam keluarga.

Masyarakat, menurutnya, harus kembali dipahamkan tentang landasan berkeluarga, yakni untuk mencari beribadah dan mencari berkah dari Allah subhanahu wa ta’ala.

“PKS bisa door to door untuk memahamkan ini. Saya pikir PKS bisa melakukannya, karena cabang PKS sudah sampai ke desa-desa,” kata Hasniah.

Hasniah juga berpesan bahwa melakukan edukasi ini harus kerja bareng, tidak hanya PKS dengan keluarga, namun juga  tokoh masyarakat dan pemerintah.

“Programnya bisa beragam, misalnya menggiatkan konseling keluarga, bimbingan sebelum menikah, kursus calon pengantin. Apapun masalahnya, pasti bisa melalui dengan selamat dan kembali ke tujuan semula baiti jannati,” katanya optimis.

 Ia melanjutkan, bahwa tujuan dibangunnya keluarga adalah litaskunuu ilaihaa, agar pasangan melalui pernikahan mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan.

Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPW PKS Jatim Lina Ariani yang juga menjadi nara sumber kegiatan itu mengamini apa yang disampaikan Hasniah.

Menurutnya salah satu alasan mengapa ada Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga karena menganggap keluarga sebagai unit yang sangat penting dalam masyarakat.

“Kami di BPKK memperhatikan hal-hal yang terkait dengan keluarga. Bagi kami keluarga itu ibarat batu bata dalam sebuah negara,” tegasnya.

Lina menegaskan bahwa PKS punya perhatian khusus dalam ketahanan keluarga, untuk menguatkan keluarga-keluarga.

Berdasar inilah, BPKK membentuk struktur hingga di ranting. “Ada kegiatan yang jadi ikon kita, yaitu RKI yang saat ini sudah ada di 569 titik di Jatim,” ujar istri Habibul Muiz itu.

Fokus kegiatannya, pertama pembinaan keluarga sejahtera.  Seperti Pra nikah, pembekalan orang tua sebelum menikahkan anak, dan kegiatan-kegiatan yang memberikan andil agar keluarga-keluarga di Indonesia menjadi kokoh.

“Kemudian ada RKI peduli, seperti pemberdayaan ekonomi dan pelayanan konsultan keluarga. Dalam menjalankan program ini, biasanya kami berkolaborasi dengan pihak lain, seperti tokoh masyarakat atau pemerintah setempat,” katanya.

Menurut Lina, keluarga adalah bagian terkecil dalam masyarakat, namun sangat penting dan menentukan baik buruknya sebuah bangsa.  

“Keluarga adalah pondasi masyarakat. Contoh gampangnya, jika banyak keluarga teladan yang mengajarkan kebaikan, tentu masyarakat akan adem. Namun, jika ada keluarga yang semrawut, masyarakat juga akan gusar,” ujarnya.

Selain Hasniah dan Lina, webinar ini juga mendatangkan pembicara lain yaitu Dra Restu Widhiahi MM, kepala dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Kependudukan (P3AK) Provinsi Jatim.{}

Previous Post

Podcast Ketahanan Pangan Jelang Rakerwil PKS Jatim: Wakil Ketua KTNA Jatim Sebut Indonesia Darurat Pangan

Next Post

Pelatihan Latansa untuk Anggota Perempuan: Ini yang Membuat Anggota PKS Selalu Bisa Diandalkan dalam Bencana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Archive

TERBARU

Fokus Marketing, PKS Jatim Bekali UMKM Strategi “7 Jurus Banjir Order”

Korps Trainer Bukan Sekadar Program, Puguh: Sistem Cetak Kader Pemimpin PKS di Jawa Timur

Korps Trainer API Dilaunching, Ketua PKS Jatim: Pemimpin itu By Design, Bukan By Accident

Gelar Media Gathering,  PKS Jatim Tegaskan Sikap Politik: Dukung Kritis Pemprov

Hadiri Halal Bihalal BPD 4, Bagus Paparkan Strategi Menang PKS Jatim

Halal bi Halal, Ketua PKS Jatim Minta Kader dan Pengurus Terus Hadirkan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

KUNJUNGI JUGA











DPW PKS JAWA TIMUR
Jl. Penjaringan Asri Blok J1 nomor 5 RT.3 RW.6
Kelurahan Penjaringan Sari Kec. Rungkut Kota Surabaya Kodepos 60297 | (031) 87865555
https://goo.gl/maps/E2swa3JPct2RvsBu9

 

Copyright © 2021. Website Resmi PKS Jawa Timur dikelola oleh Humas PKS Jatim.

No Result
View All Result
  • Narasi Aksi
  • Kabar Nasional
  • Kabar Jatim
  • Kabar Daerah
  • Blog
  • Info dan Program
    • Website DPP PKS
    • Sejarah PKS
    • Visi dan Misi
    • Susunan Pengurus
    • Pusat Khidmat
    • Rumah Keluarga Indonesia
    • Kepanduan & Olahraga
    • PKSMuda
      • Chapter PKSMuda
      • Gema Keadilan
      • Garuda Keadilan
    • Komunitas Kreatif
    • Pendaftaran Anggota
  • PPID
    • Profil PPID
    • Visi dan Misi PPID
    • Tugas dan Fungsi PPID
    • Regulasi PPID
    • Struktur PPID Partai Keadilan Sejahtera
    • Form Permohonan Informasi Publik PKS
    • Daftar Informasi Publik Partai Keadilan Sejahtera

Copyright © 2021. Website Resmi PKS Jawa Timur dikelola oleh Humas PKS Jatim.