Anggota perempuan PKS Jatim punya agenda tersendiri untuk melatih fisik dan ketanggapbencanaan selama dua hari, 26-27 Februari lalu, Pelatihan Perempuan Siaga (Latansa) di Lgf Lawu Green Forest Magetan.
Ketua Santika DPW PKS Jawa Timur Khosiyah mengatakan bahwa pelatihan semacam ini akan didapat semua anggota PKS di seluruh Indonesia.
“Untuk anggota wanita, Santika yang jadi panitianya. Santika ini bagian dari Bidang Kepanduan dan Olah Raga DPW PKS Jatim. Agar peserta lebih nyaman, pelatihan untuk anggota wanita akan dilatih oleh Santika,” jelasnya.
Ia menjelaskan, bahwa pelatihan ketanggapbencanaan ini merupakan pelatihan dasar yang akan diterima semua anggota PKSbaik pria maupun wanita
“Inilah yang membuat PKS selalu bisa diandalkan saat ada bencana di manapun. Karena kita semua baik yang laki-laki maupun wnaita, semua dilatih waspada, dilatih responsif, dilatih siap melayani rakyat. Agar perempuan PKS tangguh, siap dan siaga,” tegasnya.
Ia menjelaskan, selama ini dalam penanganan bencana di setiap daerah, peran anggota PKS perempuan tidak bisa dianggap enteng.
“Relawan PKS perempuan ini, seringkali berhasil membantu memulihkan psikologis korban bencana dan bahkan mengajak untuk bersama-sama membantu korban lain yang butuh bantuan,” katanya.
Untuk dapur umum, relawan PKS perempuan juga selalu bisa diandalkan. Tugasnya menyiapkan berbagai kebutuhan makanan siap saji setiap harinya.
Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan memberi apresiasi tersendiri atas terselenggraanya pelatihan Latansa ini.
Pria 46 tahun itu menegaskan bahwa pelatihan-pelatihan semacam inilah yang membentuk DNA para anggota PKS di manapun, sehingga mereka bisa gercep untuk membantu sesamanya saat terkena musibah, tak menunggu momentum pemilu.
“Saya selalu mengingatkan kepada seluruh anggota tentang visi PKS sebagai partai Islam rahmatal lil alamin yang kokoh dan terdepan dalam melayani rakyat dan NKRI. Ini dasar atas berbagai kegiatan di PKS,” katanya mengaskan. {}









