Presiden PKS Ahmad Syaikhu mewanti-wanti kepada peserta Pendidikan Dasar Penanggulangan Bencana PKS Jumat 18 Maret 2022 untuk tidak memilih-milih siapa yang akan ditolong saat bencana.
“Jangan pernah terpikir untuk memilah siapa yang seharusnya ditolong. Siapapun korbannya, apapun agamanya, dari mana sukunya, bagaimana status sosialnya, semua harus ditolong. Apalagi bertanya punya KTA atau tidak,” ujarnya lantang kepada puluhan peserta yang hadir yang kemudian disambut teriakan siap.
Menurutnya, apa yang dilakukan relawan PKS seharusnya hanya didasari untuk mencari ridho Allah, dan rasa kemanusiaan.
Meski demikian, ia berpesan kepada semua relawan yang hadir untuk mendokumentasikan semua kegiatan yang dilakukan relawan PKS.
“Selain untuk dokumentasi kegiatan, foto video yang kita punya ini untuk menghindari fitnah orang terhadap PKS, agar tidak diplintir-plintir,” kata Syaikhu.
Presiden PKS itu berpesan agar relawan PKS terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan unsur-unsur terkait saat bencana.
“Di lapangan, relawan PKS harus berkoordinasi dengan pemerintah setempat, TNI-Polri, BPBD dan tokoh2 masyarakat. Karena kita tidak mungkin bisa menolong korban terdampak jika sendirian,” kata Syaikhu.

Kader PKS, ia melanjutkan, tidak gagap bencana, harus punya kemampuan membantu masyarakat khususnya saat bencana.
Relawan PKS di lapangan harus jadi solusi, bukan menambah persoalan.
“Misalnya saat membantu orang berenang tapi tidak punya kemampuan renang, justru kita yang harus ditolong, inj kan konyol,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Syaikhu kemudian mengapresiasi seluruh relawan di Indonesia.
“Bayangkan mereka ini seringkali juga terdampak bencana, namun mereka rela menolong warga yang kena dampak lebih besar. Relawan PKS juga banyak yang seperti ini,” tegas Syaikhu.
Ketua Bidang Kepanduan DPP PKS Yoyok Suwitohandoyo menjelaskan bahwa dalam pelatihan ini peserta akan dilatih mental, fisik, survival, SAR, juga terkait dengan penanggulangan Covid-19.
“Mereka juga akan diberi pemahaman bahwa apa yang dilakukan di lapangan, dalam rangka untuk berkhidmad kepada rakyat,” tegasnya.
Sementara Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan yang juga hadir mendampingi Presiden PKS saat dihubungi secara langsung berharap munculnya relawan-relawan PKS yang sakin tanggap membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.
“Jika ingin tahu mengapa relawan PKS selalu gercep saat turun membantu warga terdampak? Jawabannya karena pendidikan-pendidkan seperti inilah yang membentuk para relawan PKS itu. Saya senang, karena Jawa Timur menjadi tuan Rumah pelaksanaan Diksar penanggulangan bencana,” pungkas pria 46 tahun itu. {}









