DPD PKS Bangkalan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Sabtu 19 Maret 2022. Dalam kegiatan itu Wakil Bupati Bangkalan Drs Mohni MM mengakui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Bangkalan masih rendah.
“Kita memang masih lemah di IPM. Masih di bawah angka 7. Namun kita akan bekerja keras meningkatkan angka IPM di Bangkalan,” kata Mohni yang memberi sambutan mewakili Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron.
Ia menjelaskan rendahnya IPM di Bangkalan disebabkan kondisi pandemi Covid-19 yang membuat setiap warga tidak bisa bekerja dengan optimal.
“Juni 2021 lalu, peningkatan angka Covid-19 di Bangkalan luar biasa, bersaing dengan Kudus,” katanya.
Meski demikian, ia bersyukur, saat ini kondisi angka positif Covid-19 di Bangkalan semakin melandai.
Dalam sambutannya, ia berharap semua yang ditargetkan PKS Bangkalan bisa tercapai.
“Mudah-mudahan PKS bisa menaikkan perolehan kursi di DPRD Kabupaten karena kegigihan kadernya,” kata Mohni.
Mohni juga menyampaikan kesiapannya dalam menerima masukan dan kritikan dari PKS.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD PKS Bangkalan Akhmad Moestamin menyampaikan bahwa PKS akan berusaha seoptimal mungkin untuk terus memberikan kontribusi untuk Kabupaten Bangkalan.
“Kami siap berkolaborasi untuk membangun Bangkalan. Jikapun memberi masukan, kami akan memberi masukan dengan cara yang santun dan baik,” kata Akhmad.
Tentang kesiapan kolaborasi, Akhmat menyampaikan tidak hanya siap berkolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Bangkalan, namun juga kepada seluruh stake holder yang ada di Kabupaten Bangkalan.
“Kami sudah berkeliling ke PCNU, juga ke Muhammadiyah. Alhamdulillah, PKS dapat petuah, nasihat dan motivasi tambahan, karena ternyata banyak yang mendukung kami,” katanya.

Sementara itu Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan yang hadir mengingatkan target capaian politik kepada pengurus DPD PKS Bangkalan.
“Target 2024, PKS Bangkalan harus meningkat dari 3 kursi ke 8 kursi DPRD Kabupaten. Bangkalan,” pesannya.
Secara nasional, Irwan menjelaskan, target perolehan kursi PKS Jatim untuk nasional sebanyak 11 kursi DPR RI, 14 kursi DPRD Provinsi Jatim, dan 206 kursi DPRD Kabupaten/ Kota dari seluruh Jawa Timur.
Irwan menjelaskan, dengan tercapainya target kursi keseluruhan PKS Jatim, akan menguatkan kontribusi PKS untuk kemajuan Jawa Timur dan kabupaten/kota khususnya.
Pria 46 tahun itu menyampaikan bahwa peluang untuk mencapai target di yang sudah ditentukan itu ada.
“2019 hasil survey PKS secara nasional tidak pernah lebih dari 4 % dan di Jatim tidak pernah lebih dari 2%,” akunya.
Namun, ia menegaskan, hasil survey terbaru menempatkan PKS bisa sampai 9 % secara nasional dan Jatim bisa di angka 6%.
“Hasil survey juga menempatkan PKS di nomor satu sebagai partai anti korupsi di kalangan emak-emak,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Irwan mengingatkan tema ‘Semangat Transformasi dan Kolaborasi’ yang melandasi pembuatan program PKS Bangkalan di 2022.
“Kita diminta punya semangat transformasi dengan hal-hal baru, baik secara sosial, budaya, politik dan digital,” pesannya.
Pria yang pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Jatim itu menyampaikan bahwa PKS membuka pintu selebar-lebarnya untuk siapapun yang mau berjuang bersama PKS memajukan Jatim, memajukan Bangkalan.
“Saat ini kita sedang menjaring Bakal Calon Anggota Legeslatif, Dewan Pakar, Dewan Penasihat dan organisasi sayap partai yang bisa menjadi tempat para tokoh untuk berjuang bersama kami,” pungkasnya.{}









