Pengurus organisasi kepemudaan Badko Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Timur berkunjung ke kantor DPW PKS Jatim, Selasa 15 Maret 2022. Dalam kunjungannya, sekelompok pemuda ini berharap Jatim kondusif.
“Kami ingin kondisi di Jatim kondusif, tidak rusak seperti di nasional,” harap Hendrik, Wakil Ketua Bendahara Badko HMI Jatim.
Karenanya, ia berharap bisa melakukan kolaborasi dengan semua partai politik di Jawa Timur, termasuk PKS.
Ramadhan mendatang, ia menambahkan, akan menggelar Sarasehan Politik yang mengundang seluruh partai untuk berdiskusi dan membangun komitmen bersama mewujudkan Jawa Timur yang kondusif.
“Ramadhan ini, kita bersihkan semuanya,” tegasnya.
Wakil Sekretaris Pendidikan dan Riset Wildan berharap partai politik juga melibatkan generasi muda. Ia menilai dalam 10 tahun terakhir ini, pemuda sering hanya dijadikan obyek politik.
“Kami sering diberitahu bahwa kami adalah generasi penerus, tapi tidak pernah dilibatkan,” protesnya.
Ketua DPW PKS Jatim yang menyambut kedatangan pengurus Badko HMI menyampaikan kesiapannya untuk hadir dalam Sarasehan Politik yang akan digelar Badko HMI.
“Pucuk dicinta ulam pun tiba, PKS siap hadir!” tegas Irwan yang disambut tepuk tangan pengurus Badko HMI Jatim.
Irwan menyatakan kegembiraannya dan dukungannya terhadap kegiatan sejenis. Ia bahkan berharap, kegiatan-kegiatan semacam ini diperbanyak karena kegiatan seperti ini merupakan pendidikan politik untuk masyarakat.

“Kami termasuk partai yang dianggap rajin memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, karena kami hadir tak hanya di waktu-waktu dekat pemilu. Kami berupaya terus hadir, dalam momen apapun,” kata Irwan.
Dengan deklarasi komitmen partai-partai, ia menambahkan, masyarakat bisa menilai mana partai yang benar-bernar berjuang, mana partai yang hanya normatif.
Pria 46 tahun itu berharap Badko HMI bisa terus menjalin kolaborasi dengan PKS Jatim untuk membangun Jatim bersama-sama.
“Bagi saya pribadi, HMI ini berperan besar bagi bangsa ini. Sebagaimana kita tahu, pemimpin-pemimpin bangsa ini banyak yang berasal dari HMI,” ujar pria yang pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Jatim selama 2 periode ini.
Ketua Bidang Kepemudaan DPW PKS Jatim Dian Heri yang saat itu juga hadir menerima tamu, turut mengapresiasi kedatangan para pengurus Badko HMI.
Menurutnya apa yang diharapkan pengurus Badko HMI yang hadir tidak jauh dari konsen PKS terhadap generasi muda.
“Kami menempatkan pemuda ini sebagai subyek, bukan obyek. Kami membuka pintu seluas-luasnya untuk para pemuda yang siap berjuang bersama membangun bangsa ini,” ujar Dian.
Ia kemudian menyampaikan, beberapa pemuda sudah menyatakan diri siap bergabung menjadi bacaleg dari PKS, beberapanya masih mahasiswa.
“Ini bagian dari upaya kami memberi ruang untuk berkarya untuk para pemuda. Karena temen-temen pemuda ini subyek, bukan obyek,” pungkas. Dian.
Selain Hendrik dan Wildan, beberapa pengurus Badko HMI juga hadir, yaitu Mukhlas sebagai bendahara, M Sultan, Kabid Pendidikan dan Riset,
Ali Samsi Wasekum dan Ali Sodri Wasekum Soskem. Sementara Ketua Badko HMI izin karena ada kegiatan bersamaan yang mengharuskan hadir di tempat lain.{}









