PKS dan media mempunyai beban dan tanggung jawab yang sama dalam edukasi politik ke masyarakat. Oleh karenanya dalam rangkaian kunjungan daerah yang ketujuh, PKS Jatim mampir ke Radar Pamekasan Jumat (19/02/2021). Dalam perbincangannya, Aleg PKS di Pamekasan diapresiasi.
Muhammad Subhan, Kabiro radar Madur yang datang menyambut menyampaikan apresiasiasinya kepada PKS karena dinilai konsisten dalam komitmennya. “PKS cukup vokal di Pamekasan. Bisa menjadi rujukan, karena alegnya produktif.”
Menanggapi hal itu, Irwan Setiawan, Ketua DPW PKS Jawa Timur, memastikan bahwa PKS akan tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap memberatkan rakyat. “Meskipun Bupati terpilih diusung PKS, harus tetap kritis. Dalam koalisi, tetap memberi kritik secara konstruktif. Dalam hal ini perlu bantuan rekan media untuk sama-sama mengawal pembangunan di Kab. Pamekasan. Untuk itu butuh kolaborasi dengan media,” tambahnya.
Dalam diskusi yang berjalan hangat dan akrab, Subhan menyatakan kesepakatannya. “Memang kita harus tetap kritis. Radar pun, meskipun ada program yang dikerjasamakan dengan pemkab tetap kritis. Kerjasama boleh saja, tetap kita layani selama tidak menghilangkan jiwa kritis kami. Kalau ada pelanggaran hukum tetap kita tulis” jelas Subhan.

Antara PKS Jatim dan Radar Pamekasan saling tukar gagasan dan sesekali saling lempar joke. Subhan sempet kecele, ketika ia mengenakan baju koko, untuk menghormati PKS yang terkenal religius. Ternyata, ketua PKS Jatim datang dengan seragam lapangan. “Di PKS warna warni Pak Subhan. Mulai dari Kyai sampai musisi, komika ada, lengkap,” papar Irwan menetralkan.
Last but not least, Subhan mengatakan diskusi ini belum berakhir. “saya tunggu pertemuan selanjutnya. Kami senang dengan kedatangan PKS ke kantor Radar. ngopi-ngopi santai kita diskusikan banyak hal terkait membangun Pamekasan lebih baik” pungkasnya (*)









