Setelah beberapa saat lalu, PKS disebut sebagai partai masa depan oleh Direktur Radar Malang, Kurniawan Muhammad. Kini PKS disebut sebagai partai yang punya perhatian khusus pada pendidikan politik oleh Direktur Radar Kediri, Tauhid Wijaya.
Hal itu tersampaikan saat Irwan Setiawan, Ketua DPW PKS Jatim, Selasa (6/4) melakukan kunjungan ke Radar Kediri.
Dalam kunjungan itu, Irwan menyampaikan bahwa salah satu tujuannya berkunjung ke media adalah melakukan pendidikan politik ke masyarakat melalui media.
Soal PKS aktif melakukan pendidikan politik pada masyarakat, Tauhid mengatakan, PKS partainya. Ia bahkan mengaku sudah tahu sejak lama.
Padahal, ia menyampaikan, dalam UU Politik yang bertugas melakukan pendidikan politik adalah partai politik. “Ya meskipun sebenarnya semua harus terlibat, tapi yang tertulis partai politik,” katanya.
Ia sepakat jika mindset masyarakat harus diubah melalui pendidikan politik. Saat ini, menurutnya, rasionalitas pemilih bukan pada visi misi partai, namun pada berapa uang yang didapat. Pragmatisme masyarakat yang seperti ini bisa diperbaiki melalui pendidikan politik yang dilakukan oleh partai politik meskipun dalam waktu yang Panjang dan dilakukan secara bersama-sama.
“Saya apresiasi pada PKS yang terus melakukan pendidikan politik kepada masyarakat meskipun jauh dari pemilu,” kata Direktur Radar Kediri itu.
Tauhid juga mengamati bahwa pendidikan politik di internal di PKS berjalan dengan baik, sehingga rasionalitas kader PKS pada idealisme, bukan materialisme.
“Pendidikan politik PKS di internal berhasil. Jika semua partai seperti PKS, kita akan bisa memperbaiki bangsa,” ujar Tauhid.
Ia kemudian berharap PKS tetap konsisten melakukan hal-hal yang dibutuhkan masyarakat. “Jika PKS terus mempertahankan ini, saya yakin kepercayaan masyarakat pada PKS terus meningkat. Kita bisa melihat dulu dari PK ke PKS, kepercayaan masyarakat meningkat 1000 persen,” pesan Tauhid.

Tentang masyarakat yang masih pragmatis, Irwan menyampaikan bahwa itu adalah tantangan tersendiri bagi PKS.
“PR pengurus PKS, terutama yang ada di daerah, kecamatan maupun desa harus makin dekat dengan rakyat, agar masyarakat bisa makin mengenal PKS,” ujar Irwan sambil melempar senyum ke pengurus DPD PKS Kabupaten dan Kota Kediri.
Sehingga, Irwan melanjutkan, jika ada persepsi yang kurang pas dengan PKS, bisa langsung diluruskan. “Saya misalnya, sering dipanggil ustadz, padahal saya ini lulusan ilmu politik,” katanya sambil tertawa.
Di akhir pertemuan, Irwan kembali mengajak media khususnya Radar Kediri untuk bersama-sama melakukan Pendidikan politik kepada masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Irwan tidak sendiri. Ia didampingi Mashuri, Ketua BP3 PKS Jatim (Bapilu)
Sulistyo Budi, Sekretaris BP3 DPW PKS Jatim.
Dari DPD Kota Kediri, Mukti Wibowo dan Teriman Sholekhah, Ketua dan Ketua BK (Bidang Kaderisasi). Sementara dari DPD Kabupaten Kediri hadir Marendra Darwis, Ketua, Tatak Widi Herjuno, Ketua MPD, dan Priyo Purwanto, Sekretaris MPD. {}









