SURABAYA- Ruang Aula Kantor PKS Jawa Timur yang ada di Jalan Penjaringan Asri Surabaya ramai. Puluhan wartawan hadir di kegiatan Media Gathering PKS Jawa Timur, Kamis 13 Apriil 2023.
“Selamat datang di kantor PKS, mohon maaf baru bisa mengundang di kantor baru kami,” sambut Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan.
Momentum Media Gathering PKS Jawa Timur kali ini memang tidak sekadar buka bersama wartawan, namun memperkenalkan kantor baru PKS Jawa Timur.
Irwan menjelaskan, kantor baru PKS Jatim mulai ditempati sejak Oktober 2022.
Irwan menjelaskan, kantor yang saat ini ditempati PKS Jawa Timur bernama kantor Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW), bukan Dewan Pengurus Wilayah (DPW).
Hal itu karena kantor DPTW PKS Jatim bukan hanya kantor DPW namun juga kantor Dewan Syariah Wilayah (DSW), Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) dan kantor DPW.
“Mohon doanya, agar kantor ini berkah, bisa semakin banyak bisa melayani masyarakat Jawa Timur,” ujar Irwan.
Selain menjelaskan tentang kantor DPTW PKS Jatim, Irwan juga menjelaskan tentang perkembangan PKS Jawa Timur untuk melayani rakyat.
Selain program untuk pelayanan, PKS Jawa Timur juga banyak melaksanakan silaturahim dengan para tokoh di jawa Timur termasuk sowan kepada para Kyai dan Ulama di Jawa Timur. Meminta nasihat dan doa agar PKS bisa meraih target yang sudah dicanangkan.
Irwan juga mengucapkan terima kasih kepada para wartawan atas kerjasamanya dalam menjalin kemitraan strategis melakukan pendidikan politik kepada masyarakat.
Sslain itu, disampaikan juga kegiatan Launching ATM Beras yang sebelumnya digelar.
ATM Beras ini, ia menjelaskan merupakan salah satu Program Lumbung Pangan, program nasional PKS yang digagas Presiden PKS Ahmad Syaikhu.
“PKS Jatim telah menerima instruksi presiden PKS ke seluruh struktur di Indonesia. Isinya memerintahkan struktur partai agar menjadi lumbung-lumbung pangan,” katanya.
Menurut Irwan, ATM Beras ini bisa digunakan masyarakat umum yang sudah mempunyai kartu ATM.
“Pengurus DPC dan DPRa akan mendata siapa yang di lingkungannya membutuhkan. Mereka yang paling paham warha sekitarnya,” pungkas Irwan.{}









