Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, mengunjungi mantan Anggota DPRD Kabupaten Situbondo, Lailatil Qutsyiah atau yang akrab disapa Lilik, di kediamannya, Minggu (25/1/2026). Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus apresiasi atas konsistensi pelayanan kepada masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Lilik menyampaikan bahwa meskipun saat ini tidak lagi menjabat sebagai anggota DPRD, warga masih sering datang ke rumahnya untuk meminta pendampingan dan bantuan, khususnya terkait urusan administrasi dengan pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, sampai sekarang warga masih sering datang ke rumah. Ada yang minta dibantu mengurus KK, administrasi kependudukan, atau sekadar bertanya soal urusan dengan pemerintah kabupaten,” ujar Lilik.
Ia menambahkan, hubungan baik yang selama ini terjalin dengan berbagai dinas di Kabupaten Situbondo tetap terjaga. Hal itu membuat proses pendampingan warga masih bisa dilakukan dengan baik.
“Dengan dinas-dinas di Situbondo kami masih sangat dekat. Alhamdulillah, ketika mengantar atau menghubungi untuk kepentingan warga, masih disambut dengan baik,” jelasnya.
Menurut Lilik, rumahnya sengaja selalu terbuka bagi warga. Selain sebagai bentuk pelayanan, hal tersebut juga menjadi sarana menjaga silaturahmi dan kepercayaan masyarakat.
“Bagi saya, ini bukan soal jabatan. Warga datang itu rezeki silaturahmi. Selama masih bisa membantu, insyaallah akan terus saya lakukan,” ungkapnya.
Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, mengapresiasi sikap dan keteladanan Lilik yang tetap melayani masyarakat meski tidak lagi duduk di kursi legislatif.
“Inilah wajah kader PKS yang sesungguhnya. Melayani bukan karena jabatan, tapi karena panggilan pengabdian. Bu Lilik memberi contoh bahwa kader PKS harus tetap hadir dan bermanfaat di tengah masyarakat, kapan pun dan di posisi apa pun,” tegas Bagus.

Menurut Bagus, keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat merupakan nilai dasar yang harus terus dijaga oleh seluruh kader PKS.
“Jabatan itu amanah yang datang dan pergi. Tapi pelayanan kepada rakyat tidak boleh berhenti. Apa yang dilakukan Bu Lilik ini patut diapresiasi dan diteladani oleh kader-kader PKS lainnya,” pungkasnya.{}









