BANYUWANGI- Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan menegaskan bahwa masyarakat tidak sedang mendorong “mobil mogok” ketika mendukung PKS dalam pilihan politiknya.
‘Mobil mogok’ seringkali jadi analogi yang tepat yang menggambarkan seseorang calon legeslatif yang didukung kuat oleh masyarakat, namun ketika jadi anggota legeslatif tak pernah lagi mengunjungi dan membantu masyarakat yang dulu mendukungnya.
Irwan menegaskan kepada pengurus DPC dan DPRa di Kecamatan Genteng pada Sabtu 15 Oktober 2022, bahwa tidak ada mobil mogok di PKS. Karena di PKS, mobil yang didukung itu akan mengantarkan masyarakat ke tempat tujuan yang sudah dibicarakan bersama-sama.
“In syaa Allah tidak ada cerita mobil mogok untuk aleg PKS, silakan dicek. Karena mobil itu kami gunakan untuk melayani rakyat dan NKRI. Jadi silakan didorong, dan kita akan sampai pada tujuan,” tegas Irwan.
Ia kemudian merujuk pada visi PKS sebagai partai Islam rahmatal lil alamin yang kokoh dan terdepan dalam melayani rakyat dan NKRI.
“Jadi tugasnya temen-temen PKS itu dua, melayani rakyat dan NKRI, sudah itu aja,” katanya.
Menurutnya, bagi PKS, mendapatkan kursi adalah sarana untuk menguatkan masyarakat.
Karenanya ia meminta setiap dapil di kabupaten untuk memperjuangkan mendapatkan kursi.
“Semakin banyak kursi, semakin optimal layanan kita pada masyarakat dan NKRI,” harap Irwan.{}









