Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan komitmennya menjadikan desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional dalam peringatan Hari Desa Nasional yang digelar di Desa Ranuwurung, Kabupaten Lumajang, Ahad (18/1/2026).
Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal DPP PKS, Muhammad Cholid dan memberi sambutan dalam kesempatan itu.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata perhatian PKS terhadap penguatan desa, tidak hanya dalam wacana, tetapi melalui aksi konkret.
Ada tiga agenda yang dilakukan, peresmian jembatan, pembagian alat dan mesin pertanian (alsintan) dan perayaan Hari Desa Nasional DPP PKS.
Cholid menekankan bahwa kemajuan Indonesia sangat ditentukan oleh kemajuan desa. Menurutnya, sekitar 70 persen wilayah Indonesia berada di desa, sehingga pembangunan nasional harus dimulai dari desa.
“Kalau ingin Indonesia maju, maka desanya harus dimajukan. Desa adalah fondasi pembangunan bangsa. Karena itu PKS konsisten memperjuangkan kebijakan, anggaran, dan program yang berpihak pada desa,” ujar Cholid di hadapan ratusan warga yang hadir.
Ia menambahkan, PKS siap bersinergi dengan pemerintah di semua level untuk menyukseskan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa, mulai dari infrastruktur, ekonomi rakyat, hingga ketahanan pangan.
Ketua Bidang Koperasi dan Desa DPP PKS, Reni Astuti, menyampaikan bahwa keberadaan bidang koperasi dan desa di struktur PKS merupakan bentuk keseriusan partai dalam memperjuangkan pembangunan desa secara berkelanjutan.

“Perhatian PKS terhadap desa bukan simbolik. Ini adalah bukti nyata, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga keberpihakan kepada petani melalui bantuan alat dan mesin pertanian. Anggota dewan PKS, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat, memiliki perhatian yang sama terhadap desa,” jelas Reni.
Anggota DPR RI ini juga menegaskan bahwa pembangunan desa harus dilakukan secara kolaboratif dengan pemerintah desa dan masyarakat agar hasilnya benar-benar dirasakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Sekretaris DPW PKS Jawa Timur, Muhamad Syadid, yang hadir mewakili Ketua DPW PKS Jatim, Bagus Prasetia Lelana, menilai peringatan Hari Desa Nasional ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat gotong royong dan pelayanan kepada masyarakat desa.
“PKS ingin selalu hadir bersama masyarakat desa, mendengarkan kebutuhan mereka, dan memperjuangkannya melalui jalur kebijakan dan anggaran. Desa yang kuat akan melahirkan masyarakat yang sejahtera,” kata Syadid.
Peringatan Hari Desa Nasional di Desa Ranuwurung juga diisi dengan peresmian jembatan penghubung antarwilayah desa, pembagian alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani, serta tasyakuran bersama warga. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat sebagai wujud kehadiran nyata PKS dalam pembangunan desa.
Dalam kesempatan itu hadir juga Anggota DPR RI, Amin Ak, juga Anggota DPRD Jawa Timur, Khusnul Khuluk, juga pengurus DPD PKS Kabupaten Lumajang.{}









