Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur menggelar rapat terbatas Bidang Kepanduan dan Bela Negara (BKBN) pada Sabtu (22/11) untuk merespons erupsi Gunung Semeru dan meningkatnya potensi bencana hidrologi di berbagai wilayah Jawa Timur.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, dan dihadiri unsur BKBN termasuk Sekretaris DPW PKS Jatim, Muhamad Syadid, serta Deputi Relawan BKBN, Wawan.
Dalam rapat tersebut, Bagus Prasetia Lelana menegaskan bahwa PKS harus hadir lebih cepat dan lebih siap setiap kali bencana melanda masyarakat.
Menurutnya, gerak cepat adalah esensi dari pelayanan kemanusiaan yang menjadi ciri khas PKS.
“Begitu Semeru meletus, relawan PKS langsung turun ke lokasi. Kesiapsiagaan adalah kunci, dan PKS harus berada di garda terdepan untuk membantu warga,” ujarnya.
PKS Jatim telah mengerahkan Relawan Kemanusiaan PKS (RKPKS) ke wilayah terdampak erupsi hanya dalam hitungan jam setelah letusan terjadi pada Rabu (19/11) sore.
Relawan di bawah koordinasi BKBN PKS Jatim langsung melakukan mitigasi awal, pendampingan masyarakat, serta mempersiapkan skenario evakuasi apabila aktivitas vulkanik meningkat.
Bantuan logistik dari DPW PKS Jawa Timur juga telah dikirimkan dan diterima langsung oleh tim relawan PKS Lumajang yang dipimpin oleh Fahru dan Imron.
Selain fokus pada Semeru, rapat BKBN juga membahas peningkatan kesiapsiagaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor akibat curah hujan tinggi di Jawa Timur.
Setiap DPD PKS di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur diinstruksikan untuk menyiapkan regu relawan tanggap bencana yang standby penuh.
Sekretaris PKS Jatim, Muhamad Syadid menegaskan bahwa cuaca ekstrem menuntut seluruh struktur PKS untuk siaga satu.
“Kita tidak hanya fokus pada Semeru. Banjir dan longsor mengintai banyak wilayah. Relawan PKS harus siap merespons dalam hitungan menit,” kata Syadid.
Dalam rapat itu juga ditegaskan pentingnya peningkatan kapasitas relawan. DPW PKS Jatim merencanakan pelatihan lanjutan guna memperkuat kemampuan mitigasi, evakuasi, dan pengelolaan bencana.
Deputi Relawan BKBN, Wawan, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut diperlukan agar RKPKS mampu bertugas dengan standar yang semakin profesional.
Sebagai bentuk empati dan untuk memastikan koordinasi berjalan optimal, Ketua DPW PKS Jawa Timur direncanakan akan melakukan kunjungan langsung ke lokasi terdampak erupsi Semeru dalam waktu dekat.
Respon cepat terhadap erupsi Semeru ini kembali menegaskan konsistensi PKS sebagai kekuatan kemanusiaan yang selalu hadir di tengah masyarakat. Dari kejadian bencana alam hingga situasi darurat kemanusiaan lainnya, relawan PKS telah berkali-kali berada di garis depan, memberikan bantuan tanpa menunggu perintah.
“Soliditas relawan PKS adalah kekuatan kita. Mereka harus selalu menjadi yang terdepan dalam penyelamatan dan pemulihan bencana,” pungkas Syadid.{}









