GRESIK- Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperingati hari ulang tahun. PKS Gresik merayakan milad dengan membagi sebanyak 88 sepatu untuk anak yatim pada Ahad, 26 Mei 2023.
Ketua DPD PKS Gresik Fahrizal Muhammad Kohar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan gabungan dari banyak kegiatan PKS Gresik.
“Acaranya borongan, ada halal bi halal, perayaan Milad PKS, ada hardiknas, sekalian kami mengenalkan caleg-caleg PKS dari Gresik,” katanya.
Ia berharap, kegiatan yang dilakukan ini juga menjadi momentum konsolidasi anggota dan caleg PKS Gresik.
Dalam momen ini, sebanyak 88 sepatu akan dibagikan kepada para anak yatim yang membutuhkan.
“Semoga menjadi semangat tersendiri untuk adik-adik ini,” harapnya.
Ia menjelaskan, angka 88 ini mengambil nomor urut PKS di pemilu mendatang yakni 8.
Dalam kegiatan itu, Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan berkesempatan memakaikan sepatu kepada Firman, salah satu anak yang mendapatkan sepatu.
Firman mengaku, sepatu lamanya sudah rusak dan tidak layak pakai.
“Sepatu baru dari PKS ini akan saya pamerkan ke teman-teman saya,” katanya.
Irwan berharap kegiatan positif yang mendukung semangat sekolah anak-anak bangsa ini terus berlanjut.
“Hari ini, PKS berbagi sepatu dan perlengkapan sekolah kepada 88 siswa. Semoga berlanjut ke 888, 8.888 dan seterusnya,” kata Irwan.
Ia menegaskan bahwa sudah 21 tahun PKS mengabdi pada bangsa dan negara. Pengabdian dan pelayanan pada rakyat ini, Irwan melanjutkam harus terus dilakukan.
“Melayani ada ciri PKS, sejak berdiri hingga kapanpun,” katanya.
Baginya, PKS harus menjunjung tinggi politik yang bermartabat, bukan polirik yang men3bar kebencian dan perpecahan.
Di hadapan pengurus, anggota, caleg PKS Gresik dan masyarakat umum yang hadir, Irwan menyampaikan ada berbagai hal yang harus diperjuangkan PKS.
Pertama, harus punya semangat untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara yang lebih baik dari hari ke hari.
“Semua harus bersatu-padu dari semua bidang mendorong NKRI lebih baik. Agar tidak ada pihak luar yang memanfaatkan potensi yang ada di negara kita,” katanya.
“Kedua, kita harus memperjuanhkan perubahan pemerintahan yang bisa merangkul lebih banyak kelompok, menjunjung tinggk inklusifitas, dan memberi kesempatan yang sama untuk semua warga negara. Tentu dengan tidak menebar stigma negatif,” tegasnya.
Ia meminta seluruh pengurus dan anggota PKS untuk terus mendorong pemerintah agar bisa memberi kesempatan pada semua elemen masyarakat dalam membangun Indonesia.
“Lalu kita harus mencari sosok pemimpin bangsa yang siap dengan perubahan, bukan sekadar mengganti sosoknya saja,” katanya.
Karenanya, pria 47 tahun itu meminta seluruhnya agar bersatu padu mendorong semangat persatuan untuk menghilangkan berbagai ketimpangan yang ada.
Irwan kemudian menjelaskan tentang 4 pilar politik yang dianut PKS, yaitu politik kebangsaaan, politik pemberdayaan, politik silaturahim dan politik spiritual.
Politik Kebangsaan, ia menjelaskan meminta seluruh anggota dan pengurus PKS untuk bisa bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat.
Politik Pemberdayaan berharap bisa menguatkan dan memberdayakan masyarakat.
Sementara politik silaturahim dan spiritual, meminta seluruh anggota dan pengurus PKS untuk menyambung silaturahim dengan semua elem3n masyarakat dan menguatkan spiritual masing-masing anggota dan pengurus PKS.{}









