JOMBANG – Rencana Pemkab Jombang mengembang-kan wisata air terjun Tretes di Dusun Pengajaran, Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam, mendapat apresiasi dari kalangan dewan. Ketua DPRD Kabupaten Jombang Joko Triono mengatakan, air terjun Tretes mempunyai potensi dikembangkan, terlebih RT/RW Kabupaten Jombang, Wonosalam untuk pariwisata.
”Ya kami sangat mendukung sekali rencana pemkab mengembangkan air terjun Tretes,” ujar JT saat dihubungi kemarin.
Dikatakan, gerojokan air terjun Tretes meruapakan gerojokan yang tertinggi di Jawa Timur bahkan di Jawa, sehingga ini nantinya mempunyai potensi untuk aset wisata di Jombang.
”Kabarnya memang gerojokannya yang tertinggi di Jawa, tapi saya belum pernah lihat langsung karena setiap kali mau kesana berbenturan dengan agenda lain,” imbuhnya.
Ditambahkan, meski Pjs Bupati Jombang Setiajit telah melobi Pemprov Jatim untuk membangun jalan sepanjang 3,5 menuju lokasi, namun pemkab nantinya juga infrastruktur lainnya. Jika nanti diajukan PAK APBD 2019, DPRD Jombang bisa saja menyetujuinya.
”Ini merupakan visi misi bupati dari Pak Yanto hingga Pak Nyono, menjadikan Wonosalam sebagai kota wisata. Karena Wonosalam wisatanya masuk, agrobisnisnya juga masuk. Pak Pjs Setiajit sudah melobi pemprov juga,” ungkap politisi senior ini.
Terlebih lagi, dengan adanya pengembangan wisata tersebut, juga akan menunjang perekonomian di daerah tersebut. Terlebih angka pengangguran di Jombang juga akan berkurang. ”Kalau air terjun tersebut ramai, masyarakat sekitar bisa berjualan. Dengan begitu perekonomian bisa lebih baik lagi,” katanya.
Saat disinggung berapa anggaran yang dibutuhkan untuk pengembangan wisata tersebut, dirinya belum bisa memastikan. Dikarenakan, dari pihak eksekutif belum mengusulakan berapa anggaran yang dibutuhkan nantinya. ”Untuk jalan, kabarnya nanti pemprov siap Rp 12 miliar. Kalau itu coba tanya ke pemkab,’’ bebernya.
Rohmad Abidin, Ketua Komisi B DPRD Jombang berharap, pengelolaan wisata di Jombang bisa maksimal lagi. Karena jangka menengah akan berdampak kepada PAD di Jombang juga akan semakin meningkat. ’’Tentu ini juga akan mendongkrak PAD di Jombang bisa lebih meningkat,’’ ujarnya kemarin
Politisi PKS ini juga menyebutkan, pastinya juga akan berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar. Karena mereka (warga sekitar, Red) bisa melakukan kegiatan usaha di sekitar wisata dan tentu saja akan mengurangi angka pengangguran di Jombang. ’’Dengan begitu perekonomian juga bisa meningkat dan warga sekitar paling tidak mendapat pekerjaan,’’ katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Rencana Pemkab Jombang membangun infrastruktur jalan menuju wisata alam Air Terjun Tretes di Dusun Pengajaran, Desa Galengdowo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang disetujui Gubernur Jawa Timur. Untuk membangun jalan mantap sepanjang 3,5 kilometer itu, dibutuhkan biaya Rp 12 miliar.
”Jadi alhamdulilah rencana kita sudah disetujui Pak Gubernur untuk menjadikan Wonosalam sebagai ikonnya wisata di Jawa Timur,’’ ujar Setiajit kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Dijelaskan, untuk membangun jalan selebar tiga – empat meter sepanjang kurang lebih 3,5 km anggaran yang dibutuh-kan sekitar Rp 12 miliar. Tentu, jika alokasi tersebut hanya mengandalkan APBD Kabupaten Jombang tidak lah cukup. Untuk itu pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak dan leading sector terkait untuk membica-rakan masalah anggaran.
”Prinsipnya, Pak Gubernur mendukung. Jadi nanti tanggal 15 Mei akan kita rapatkan bersama dinas PUPR, dinas pemukiman provinsi maupun pemkab, dinas kehutanan dan dinas lingkungan hidup untuk melakukan koordinasi lagi,’’ beber dia.
(disunting dari Jawa Pos 26 Mei 2018)









