MOJOKERTO- Pondok Pesantren Riyadhul Jannah Pacet Mojokerto sedang berduka. Istri Abuya KH Mahfudz Syaubari, Nyai Faicha dikabarkan wafat pada Ahad, 14 Agustus 2022 sore hari.
Mendengar kabar duka itu, Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan yang sedang berada di Banyuwangi untuk koordinasi dengan pengurus PKS di sana, langsung menjadwalkan takziyah ke Ponpes Riyadhul Jannah pada Senin, 15 Agustus 2022.
Irwan ditemani sejumlah pengurus DPD PKS Kabupaten Mojokerto. Tampak Ketua dan Sekretaris DPD PKS Kabupaten Mojokerto, Imam Sutarso dan Kaiyan.
Dalam takziyah itu rombongan PKS ditemui langsung oleh Gus Zain Mahfudz, putra Abuya KH Mahfudz Syaubari.
“Mohon maaf, Abuya tidak bisa menemui, karena beliau sedang sakit,” kata Gus Zain.
Kiai Mahfudz memang dikabarkan sakit sepulang dari Jakarta pekan lalu.
“Pangestunipun, Abuya sebenarnya ingin bertemu satu persatu, namun kondisinya tidak memungkinkan. Namun beliau selalu bertanya siapa saja yang datang, siapa aja yang mengirim pesan. Matur nuwun temen-temen PKS Jatim sudah rawuh. Saya sampaikan ke Abuya,” kata Gus Zain.
Gus Zain kemudian bercerita tentang kebiasaan baik yang istiqomah dilakukan Nyai Faicha.
“Nyai itu sangat dekat dengan Al Quran. Beliau dua hari atau tiga hari sekali selalu khatam,” ujarnya.
Gus Zain bercerita, jika Nyai Faicha tidak berhasil khatam dalam 3 hari, di hari keempatnya selalu murung, ada perubahan di wajahnya.
Jika sudah demikian, Abuya meminta yang lain untuk memback up tugas Nyai Faicha, agar bisa menuntaskan khatam Al Quran di hari keempat.
“Subhanallah amalan Bu Nyai patut jadi teladan,” ujar Irwan menanggapi.
Pria 46 tahun itu kemudian menyampaikan titipan salam dari keluarga besar PKS Jawa Timur.
“Habib Salim juga menitipkan salam dan ucapan bela sungkawa atas meninggalnya Bu Nyai,” pungkas Irwan.”{}









