Satgab Covid-19 yang dibentuk DPD PKS Sidoarjo di masa pandemi Covid-19 ini punya tugas khusus, yaitu memantau kesehatan dan ketahanan pangan anggota PKS.
Pantauan kesehatan dan ketahanan yang dilakukan Satuan Gabungan (Satgab) Covid-19 PKS ini, menurut Ketua DPD PKS Sidoarjo Deny Haryanto dilakukan justru agar anggota PKS bisa lebih optimal dalam membantu masyarakat di kala pandemi Covid-19.
“Jika anggota PKS sehat, ia bisa membantu lebih banyak masyarakat. Karena hampir semua program PKS membantu dan melayani masyarakat. Ini sangat penting bagi kami, juga bagi masyarakat,” kata Deny.
Karena, Deny menambahkan, tiap anggota PKS juga selalu diminta untuk memantau lingkungannya, apakah di sekitarnya ada warga yang perlu dibantu. “Ini pesan para pimpinan kami di DPP maupun DPW. Kami yang di daerah meneruskan pesan ini sampai ke level desa,” kata Deny.
Deny menjelaskan, saat ini, melalui struktur DPD PKS, sekitar 2.000 lebih anggota PKS di Sidoarjo terus dipantau kondisi kesehatan dan kebutuhan kehidupannya sehari-hari.
Jika ditemukan ada anggota yang terpapar, mereka akan diberikan bantuan berupa suplemen kesehatan, multivitamin, dan kebutuhan pokok. Jika diperlukan, DPD juga menyiapkan oksigen, serta ambulan bila ada yang membutuhkan.

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo dari PKS Aditya Nindiyatman mengatakan kalau pihaknya mempunyai kelembagaan kaderisasi, jadi para pembinanya itu harus mengontrol setiap hari atau seminggu sekali menanyakan kondisi kesehatannya.
“Ini kelebihannya jadi anggota PKS. Bagi kami, anggota PKS itu sangat berharga. Karenanya ada mekanisme pembinaan partai yang bisa memantau kondisi masing-masing anggota,” kata Aditya.
Jika ditemukan ada anggota yang membutuhkan, satgab Covid 19 akan segera bergerak, membantu sesuai dengan yang dibutuhkan, termasuk jika anggota PKS membutuhkan bantuan ekonomi.
Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan monitoring serupa juga berjalan di semua struktur PKS di semua kabupaten/kota di Jawa Timur.
“Sejak awal pandemi Covid-19, kami membentuk Satgab Covid-19 di DPW Jatim. Selain bertugas memantau kesehatan anggota, juga memantau kondisi masyarakat, siapa-siapa saja yang perlu dibantu,” katanya.
Irwan mkemudian mempersilakan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 untuk melaporkan kondisinya ke anggota PKS terdekat.
“Silakan sampaikan ke anggota PKS. Karena siapa saja ditugaskan untuk membantu warga. In syaa Allah mereka siap,” tegas Irwan.
Yang jelas, Irwan menambahkan, kondisi fisik yang sehat merupakan syarat utama anggota PKS agar bisa membantu orang lain. “Jika ingin membantu masyarakat, ya harus sehat dulu. Kalo sakit gak menolong tapi harus ditolong malahan,” katanya sambil terkekeh. {}









