• Tentang PKS Jatim
  • Pendaftaran Anggota
  • Kontak & Alamat
  • Media Sosial Resmi PKS Jawa Timur
PKS Jawa Timur
  • Narasi Aksi
  • Kabar Nasional
  • Kabar Jatim
  • Kabar Daerah
  • Blog
  • Info dan Program
    • Website DPP PKS
    • Sejarah PKS
    • Visi dan Misi
    • Susunan Pengurus
    • Pusat Khidmat
    • Rumah Keluarga Indonesia
    • Kepanduan & Olahraga
    • PKSMuda
      • Chapter PKSMuda
      • Gema Keadilan
      • Garuda Keadilan
    • Komunitas Kreatif
    • Pendaftaran Anggota
  • PPID
    • Profil PPID
    • Visi dan Misi PPID
    • Tugas dan Fungsi PPID
    • Regulasi PPID
    • Struktur PPID Partai Keadilan Sejahtera
    • Form Permohonan Informasi Publik PKS
    • Daftar Informasi Publik Partai Keadilan Sejahtera
No Result
View All Result
DPW PKS Jatim
No Result
View All Result
Home Narasi Aksi

Tak Bawa Dokumen RKA, Dua SKPD Dituding Lecehkan Dewan

25 Oktober 2011
in Narasi Aksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bhirawa, Rabu 26 Oktober 2011

Komisi A merasa dilecehkan dengan hadirnya dua  lembaga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang saat hearing pembahasan rencana RAPBD 2012 di hari pertama  (Senin, 24/10), tanpa membawa dokumen RKA (Rencana Kegiatan dan Anggaran). Akibatnya, komisi yang membidangi hukum dan pemerintahan inipun tidak dapat melanjutkan pembahasan mengingat dokumen tersebut menjadi dasar penyusunan RAPBD 2012.

Anggota Komisi A DPRD Jatim, Achmad Jabir menegaskan dengan tidak dibawahnya dokumen RKA oleh dua SKPD yaitu Biro Organisasi dan Biro Administrasi Pemerintahan Umum, membuktikan bahwa ekskutif telah merendahkan fungsi anggaran dari lembaga DPRD. Padahal RKA adalah dokumen penting yang menjadi dasar penyusunan RAPBD.

”Bahkan di kalangan Badan Anggaran (Banggar) telah ditegaskan agar dokumen RKA diberikan kepada DPRD dalam pembahasan RAPBD. Penegasan ini disampaikan kepada ekskutif saat pembahasan KUA dan PPAS waktu itu. Tapi nyatanya masih ada SKPD yang tidak mematuhi keputusan tersebut,”tegas Jabir, Selasa (25/10).

Jabir sangat  menyesalkan tindakan para SKPD yang tidak hanya menyerahkan dokumen RKA kepada DPRD  sebelum pembahasan RAPBD, bahkan saat pembahasan dilakukan di tingkat komisi juga tidak membawa dokumen RKA tersebut.

”Bagi saya, tindakan ini sudah merupakan pelecehan terhadap lembaga DPRD atas kewenangannya yang memiliki fungsi anggaran. Padahal aturannya semua usulan dari ekskutif terhadap rencana anggaran, harusmendapatkan persetujuan DPRD. Untuk memberikan persetujuan tersebut, maka perlu reasioning yang benar dan akurat,”lanjut politisi asal PKS ini dengan intonasi tinggi.

Bagaimana DPRD bisa menyetujui usulan anggaran, tambahnya kalau peruntukan, tujuan, sasaran, input, output, outcome, impact, benefit serta rincian anggarannya tidak diberikan?.
Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Jatim yang lain, Ali Mu’thie mengakui dengan tidak adanya dokumen RKA jelas dewan kesulitan membahas. Mengingat dokumen tersebut sangat penting untuk menentukan arah kebijakan anggaran pada RAPBD 2012. Namun disisi lain, justru  dokumen RKA disembunyikan.

”Inikan pelecehan! Ini sama saja kita disuruh menyetempel dokumen yang belum ada tulisannya. Ini juga sama dengan kita dipaksa  memberikan cek kosong. Dan ini istilahnya kan sama saja dengan membeli kucing dalam karung,”kata politisi PAN ini.

Berdasar dari itulah, pihaknya menilai ketidaksiapan SKPD dalam pembahasan rencana anggaran tahun 2012. Dan kalau ini terjadi maka ini merupakan catatan buruk bagi kinerja SKPD. Sekaligus mereka tidak memandang penting peroses pembahasan bersama dengan DPRD alias merendahkan fungsi lembaga DPRD.

Untuk itu, Ali Mu’thie mendesak  gubernur  menegur  kepada sekdaprov yang menjadi penanggung jawab tim anggaran ekskutif untuk menertibkan hal ini. Sekaligus, gubernur perlu memberikan petingatan dan sangsi tegas terhadap beberapa SKPD bermasalah.

”Kalau gubernur tidak segera mengambil tindakan tegas, saya khawatir memunculkan dugaan di masyarakat, bahwa yang tidak serius dan main-main terhadap anggaran yang menjadi tumpuan hajat hidup orang banyak adalah gubernur, bukan SKPD-SKPD bermasalah ini,”tegasnya. [cty]

Tags: ahmad JabirHarian BhirawaKomisi A (Pemerintahan)
Previous Post

DPRD Jatim Anggap Raperda Dana Cadangan Pilgub Banyak Masalah

Next Post

R-APBD Hanya Copy-Paste

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Archive

TERBARU

Dari Pekarangan ke Ketahanan Nasional: Semangat Milad PKS Bangun Kemandirian Pangan

Angka Perceraian Jadi Perhatian, PKS Jatim Silaturahim ke Aisyiyah dan Tokoh Perempuan di Hari Kartini

Presiden PKS Tekankan Meritokrasi dan Kualitas Pemimpin di Tengah Demokrasi Popularitas

Di Bimtekda, Wagub Emil Apresiasi Peran dan Konsistensi PKS

PKS Jatim Gelar Bimtekda, Seluruh Legislator Dikonsolidasikan untuk Penguatan Peran Publik

Gelar Bimtekda, Bagus: Legislator PKS Harus Bersih, Profesional, dan Berjiwa Negarawan

KUNJUNGI JUGA











DPW PKS JAWA TIMUR
Jl. Penjaringan Asri Blok J1 nomor 5 RT.3 RW.6
Kelurahan Penjaringan Sari Kec. Rungkut Kota Surabaya Kodepos 60297 | (031) 87865555
https://goo.gl/maps/E2swa3JPct2RvsBu9

 

Copyright © 2021. Website Resmi PKS Jawa Timur dikelola oleh Humas PKS Jatim.

No Result
View All Result
  • Narasi Aksi
  • Kabar Nasional
  • Kabar Jatim
  • Kabar Daerah
  • Blog
  • Info dan Program
    • Website DPP PKS
    • Sejarah PKS
    • Visi dan Misi
    • Susunan Pengurus
    • Pusat Khidmat
    • Rumah Keluarga Indonesia
    • Kepanduan & Olahraga
    • PKSMuda
      • Chapter PKSMuda
      • Gema Keadilan
      • Garuda Keadilan
    • Komunitas Kreatif
    • Pendaftaran Anggota
  • PPID
    • Profil PPID
    • Visi dan Misi PPID
    • Tugas dan Fungsi PPID
    • Regulasi PPID
    • Struktur PPID Partai Keadilan Sejahtera
    • Form Permohonan Informasi Publik PKS
    • Daftar Informasi Publik Partai Keadilan Sejahtera

Copyright © 2021. Website Resmi PKS Jawa Timur dikelola oleh Humas PKS Jatim.