
Surabaya – Dari hari ke hari angka dampak pandemi Covid-19 terus bertambah, baik angka kematian, ODP (Orang Dalam Pengawasan), maupun PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Dan yang perlu ditekankan angka ini merepresentasikan nyawa manusia, maka harus ada langkah dan tindak cepat serta tepat untuk penanganannya. Pada Jumat (17/4) PKS Jatim mengadakan Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 bersama dengan anggota DPR RI Amin Ak, MM serta Ir. Sigit Sosiantomo, Ketua Fraksi Keadilan Bintang Nurani DPRD Jatim Dwi Hari Cahyono, S.Hut., dan anggota DPRD Kabupaten/Kota PKS se-Jawa Timur.
Dalam rapat koordinasi yang diadakan melalui telekonferensi video ini didapatkan beberapa rekomendasi, diantaranya yang pertama anggota dewan PKS harus aktif berkoordinasi dengan pemerintah masing-masing daerah. Hal ini dilakukan dalam rangka mengawal proses penganggaran penanganan wabah Covid-19 di tiap-tiap daerah. Yang kedua, selain dilakukan pengawalan ke atas, dilakukan pula pengawalan ke bawah, yaitu kepada kader, simpatisan, ataupun relawan. Pengawalan ke bawah ini berupa bantuan dan advokasi kepada mereka yang berhak mendapatkan bantuan, seperti BLT (Bantuan Langsung Tunai), kartu Prakerja, dan lain sebagainya. Dan tentunya dengan tetap aktif melakukan koordinasi dengan perangkat desa ataupun kelurahan, sehingga bantuan bukan hanya tetap tersalurkan, namun juga tepat sasaran.
Upaya penanganan Covid-19 ini memang membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik dari pemerintah beserta jajaran perangkatnya serta dibutuhkan kesadaran masyarakat. Karena tanpa kesadaran masyarakat itu sendiri, program yang dicanangkan untuk penanganan Covid-19 ini hanya akan sia sia saja. PKS Jatim dengan tagline nya “Semakin Kokoh Melayani Rakyat Jawa Timur”, akan benar benar totalitas memberikan pelayanan terutama dalam kondisi wabah seperti ini. Dan untuk diskusi selanjutnya akan diundang anggota Komisi IX DPR RI untuk lebih dalam membahas sepak terjang penanganan di bidang kesehatan, ketenagakerjaan, dan kependudukan








