• Tentang PKS Jatim
  • Pendaftaran Anggota
  • Kontak & Alamat
  • Media Sosial Resmi PKS Jawa Timur
PKS Jawa Timur
  • Narasi Aksi
  • Kabar Nasional
  • Kabar Jatim
  • Kabar Daerah
  • Blog
  • Info dan Program
    • Website DPP PKS
    • Sejarah PKS
    • Visi dan Misi
    • Susunan Pengurus
    • Pusat Khidmat
    • Rumah Keluarga Indonesia
    • Kepanduan & Olahraga
    • PKSMuda
      • Chapter PKSMuda
      • Gema Keadilan
      • Garuda Keadilan
    • Komunitas Kreatif
    • Pendaftaran Anggota
  • PPID
    • Profil PPID
    • Visi dan Misi PPID
    • Tugas dan Fungsi PPID
    • Regulasi PPID
    • Struktur PPID Partai Keadilan Sejahtera
    • Form Permohonan Informasi Publik PKS
    • Daftar Informasi Publik Partai Keadilan Sejahtera
No Result
View All Result
DPW PKS Jatim
No Result
View All Result
Home Kabar Jatim

Anggota DPR: Harga Beras Naik karena Tata Niaga Buruk

23 Februari 2015
in Kabar Jatim, Narasi Aksi, Pusat
0
Anggota DPR: Harga Beras Naik karena Tata Niaga Buruk

Rofi' Munawar

Share on FacebookShare on Twitter

_MG_9361Pemerintah harus menemukan secara cermat titik simpul kenaikan beras.

Kenaikan harga beras hampir satu bulan terakhir, selain diakibatkan produksi dan distribusi yang terganggu, juga adanya pengelolaan tata niaga dan manajemen stok yang buruk dari regulator.

“Pemerintah harus segera menemukan secara cermat titik simpul kenaikan harga beras, mengingat situasi ini sudah terjadi selama satu bulan terakhir. Operasi pasar telah dilakukan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog), namun belum dapat secara efektif melakukan intervensi terhadap pasar karena tidak merata dan masif,” ungkap anggota DPR RI Komisi IV Rofi Munawar, di Jakarta, Minggu 22 Februari 2015.

Kenaikan harga beras hampir terjadi di seluruh sentra pangan dan pusat distribusi beras, kondisi tersebut menyebabkan kenaikan harga di tingkat konsumen. Di Subang, Jawa Barat, dalam sepekan terakhir.

Harga jenis beras medium dan premium, naik rata-rata 10-30 persen. Sementara itu, di Pasar Induk Cipinang, Jakarta, terpantau harga-harga beras naik cukup signifikan. Rata-rata kenaikan mencapai 30 persen.

Seperti beras jenis IR 4 yang paling murah saat ini dijual dengan harga Rp10.000/kg, padahal normalnya Rp8.500/kg. Disusul IR 3 dengan kualitas medium, naik dari Rp9.000/kg menjadi Rp10.600/kg. Selain itu, beras jenis IR 2 juga naik dari Rp9.500/kg menjadi Rp11.000/kg dan beras jenis IR I naik dari Rp10.000/kg menjadi Rp12.000/kg.

“Kenaikan yang terjadi hari ini lebih banyak dipengaruhi oleh faktor non produksi seperti dampak bawaan fluktuasi kenaikan harga BBM, yang berpengaruh kepada ongkos giling gabah menjadi padi dari Rp600/kg menjadi Rp800‎/kg. Bersamaan dengan itu juga upah buruh tani naik, dari yang semula Rp50 ribu/setengah hari menjadi Rp60 ribu/setengah hari. Kemudian, ongkos transportasi, dan logistik yang naik,” ungkap Rofi.

Anggota parlemen dari Jawa Timur ini menambahkan, sebenarnya situasi ini dapat dihindari, jika peran Bulog dapat dimaksimalkan secara optimal sebagai stabilisator harga beras dan meningkatkan daya serapan padi di masa panen raya.

Karena, di saat seperti ini, selain perlunya operasi pasar sebagai instrumen dalam pengendalian harga dan ketersediaan beras, Bulog juga perlu secara kreatif memiliki kemampuan untuk melakukan intervensi terhadap pasar dan mengefisienkan jalur-jalur distribusi yang hanya terkonsentrasi pada pihak tertentu.

“Jika memang betul adanya polarisasi distribusi yang tidak sehat sehingga menyebabkan potensi terjadinya mafia beras, pemerintah harus tegas dan serius menindak pelakunya di level mana pun,” tegas Rofi.

Sementara itu, Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel, menuding adanya mafia beras di balik lonjakan harga beras saat ini. Sebab, kata Gobel, sejak Desember 2014-Januari 2015, Bulog sudah menggelar Operasi Pasar dengan menggelontorkan 75 ribu ton beras kepada pengelola Pasar Cipinang, PT Food Station, dengan harga gudang Rp6.800/kg.

 

Sumber : http://politik.news.viva.co.id/news/read/593213-anggota-dpr–harga-beras-naik-karena-tata-niaga-buruk

Tags: dpr ripks jatimrofi' munawar
Previous Post

Pilkada, PKS Prioritaskan Calon dari Koalisi Merah Putih

Next Post

DPR Kecewa Sikap Brasil yang Tolak Surat Kepercayaan Dubes Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Archive

TERBARU

PKS Jawa Timur Diganjar Penghargaan Nasional atas Laporan Rakerwil Terbaik

PKS Jatim Bekali Kader Skill Kerelawanan, Siap Diterjunkan ke Daerah Bencana

PKS Jawa Timur Targetkan 250 ribu Relawan hingga 2029

Pelatihan AI Sesi Pamungkas, PKS Jatim Bekali Ratusan Gen Z Hadapi Era Digital

PKS Jatim Siap Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan, Bagus: Stok Kader Perempuan Aman

Dari Kader untuk Masyarakat, PKS Jatim Tebar 71.555 Paket Daging Kurban

KUNJUNGI JUGA











DPW PKS JAWA TIMUR
Jl. Penjaringan Asri Blok J1 nomor 5 RT.3 RW.6
Kelurahan Penjaringan Sari Kec. Rungkut Kota Surabaya Kodepos 60297 | (031) 87865555
https://goo.gl/maps/E2swa3JPct2RvsBu9

 

Copyright © 2021. Website Resmi PKS Jawa Timur dikelola oleh Humas PKS Jatim.

No Result
View All Result
  • Narasi Aksi
  • Kabar Nasional
  • Kabar Jatim
  • Kabar Daerah
  • Blog
  • Info dan Program
    • Website DPP PKS
    • Sejarah PKS
    • Visi dan Misi
    • Susunan Pengurus
    • Pusat Khidmat
    • Rumah Keluarga Indonesia
    • Kepanduan & Olahraga
    • PKSMuda
      • Chapter PKSMuda
      • Gema Keadilan
      • Garuda Keadilan
    • Komunitas Kreatif
    • Pendaftaran Anggota
  • PPID
    • Profil PPID
    • Visi dan Misi PPID
    • Tugas dan Fungsi PPID
    • Regulasi PPID
    • Struktur PPID Partai Keadilan Sejahtera
    • Form Permohonan Informasi Publik PKS
    • Daftar Informasi Publik Partai Keadilan Sejahtera

Copyright © 2021. Website Resmi PKS Jawa Timur dikelola oleh Humas PKS Jatim.