• Tentang PKS Jatim
  • Pendaftaran Anggota
  • Kontak & Alamat
  • Media Sosial Resmi PKS Jawa Timur
PKS Jawa Timur
  • Narasi Aksi
  • Kabar Nasional
  • Kabar Jatim
  • Kabar Daerah
  • Blog
  • Info dan Program
    • Website DPP PKS
    • Sejarah PKS
    • Visi dan Misi
    • Susunan Pengurus
    • Pusat Khidmat
    • Rumah Keluarga Indonesia
    • Kepanduan & Olahraga
    • PKSMuda
      • Chapter PKSMuda
      • Gema Keadilan
      • Garuda Keadilan
    • Komunitas Kreatif
    • Pendaftaran Anggota
  • PPID
    • Profil PPID
    • Visi dan Misi PPID
    • Tugas dan Fungsi PPID
    • Regulasi PPID
    • Struktur PPID Partai Keadilan Sejahtera
    • Form Permohonan Informasi Publik PKS
    • Daftar Informasi Publik Partai Keadilan Sejahtera
No Result
View All Result
DPW PKS Jatim
No Result
View All Result
Home Narasi Aksi

Bangun Infrastruktur Pengairan Butuh Rp 9 Triliun, Solusi Jangka Panjang Kekeringan di Jatim

13 September 2012
in Narasi Aksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

DPRD Jatim, Bhirawa

Penanganan kekeringan di Jatim membutuhkan anggaran cukup besar. Komisi D DPRD Jatim memperkirakan dibutuhkan anggaran sekitar Rp6 Triliun hingga Rp9 Triliun untuk membangun jaringan (infrastruktur) pengairan.

Anggota Komisi D DPRD Jatim Agus Maimun mengatakan kebutuhan pengairan di Jatim sebenarnya sudah memadai, namun belum dikelola secara optimal. Akibatnya ketika musim hujan, banyak wilayah yang diterjang banjir. Sebaliknya ketika datang musim kemarau, terjadilah kekeringan.

“Di Jatim sebenarnya ada tujuh aliran sungai yang sebenarnya cukup memadai. Kemudian ditunjang dengan adanya bendungan gerak, dan waduk-waduk. Namun hal itu tidak ditunjang dengan kebutuhan pengairan hingga ke lahan pertanian,” kata Agus, Kamis (13/9) kemarin.

Dia mencontohkan aliran Bengawan Solo yang seharusnya tetap mampu mengairi lahan pertanian, namun karena jaringan irigasinya yang kurang, maka jangkauannya tidak jauh. Selain aliran sungai, waduk di Jatim juga dianggap belum maksimal, dia mencontohlan waduk Pacal di Bojonegoro yang hanya mampu mengairi dua kecamatan saja. Padahal seharusnya mampu mengairi hingga kecamatan Kanor.

Politisi dari PAN ini menandaskan kebutuhan anggaran Rp6 triliun itu diantaranya untuk pembangunan jaringan irigasi dari waduk dan aliran sungai. Kemudian juga untuk biaya perawatan waduk, embung dan juga bendungan gerak.
“Perawatan waduk itu wajib dilakukan setiap tahun, di antaranya untuk pengerukan dan lainnya. Ini adalah solusi jangka panjang untuk mengatasi kekeringan di Jatim,” tandasnya.

Disinggung tentang rencana hujan buatan, Agus Maimun mengatakan hujan buatan hanya solusi jangka pendek atau seketika saat itu saja. Dampak dari hujan buatan juga hanya untuk daerah daerah tertentu saja.

Sementara itu anggota Komisi D DPRD Jatim lainnya Irwan Setiawan membenarkan bahwa kebutuhan mengatasi kekeringan di Jatim mencapai Rp9 triliun. Dana tersebut hanya untuk perbaikan dan pembangunan waduk serta embung. Disatu sisi, untuk mengatasi kekeringan setidaknya membutuhkan 500 waduk dan embung, sementara saat ini Pemprov Jatim baru bisa membangun 57 embung dan 10 waduk.

“Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Pemprov Jatim baru mampu memperbaiki 38 embung yang mengalami sedimentasi atau pendangkalan. Alokasi dana yang dibutuhkan untuk perbaikan dan pembangunan waduk serta embung sendiri mencapai Rp 9 triliun selama lima tahun terakhir,” tandas politisi asal PKS.

Disebutkan daerah yang membutuhkan embung diantaranya Bangkalan, Pacitan, Blitar, Trenggalek, Tulungagung, Sampang, Pamekasan, Situbondo, Ponorogo, Ngawi dan Magetan. Kawasan tersebut adalah daerah terdampak kekeringan yang paling parah. Sedangkan untuk mengatasi dampak kekeringan dalam jangka pendek, saat ini dibutuhkan suplai air ke daerah daerah terdampak. Droping air ini khususnya untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga, seperti untuk memasak, mandi dan mencuci.
Sementara itu Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf mengatakan untuk melakukan hujan buatan membutuhkan dana hingga Rp15 miliar.

“Kami sedang mencari dana untuk membuat hujan buatan,” kata Saifullah Yusuf. Dia mengungkapkan, melihat kondisi Jatim saat ini dimana banyak daerah yang sudah mengalami kekeringan, maka sudah dibutuhkan hujan buatan. Yang menjadi permasalahan adalah anggaran untuk hujan buatan tersebut relatif besar. Sehingga harus dipertimbangkan matang-matang. [cty]

Tags: BhirawaIrwan SetiawanKomisi D (Pembangunan)
Previous Post

Perbaikan Infrastruktur Perlu Tambahan Anggaran

Next Post

Turunnya PAD Jatim 2013 Dipertanyakan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Archive

TERBARU

Dari Pekarangan ke Ketahanan Nasional: Semangat Milad PKS Bangun Kemandirian Pangan

Angka Perceraian Jadi Perhatian, PKS Jatim Silaturahim ke Aisyiyah dan Tokoh Perempuan di Hari Kartini

Presiden PKS Tekankan Meritokrasi dan Kualitas Pemimpin di Tengah Demokrasi Popularitas

Di Bimtekda, Wagub Emil Apresiasi Peran dan Konsistensi PKS

PKS Jatim Gelar Bimtekda, Seluruh Legislator Dikonsolidasikan untuk Penguatan Peran Publik

Gelar Bimtekda, Bagus: Legislator PKS Harus Bersih, Profesional, dan Berjiwa Negarawan

KUNJUNGI JUGA











DPW PKS JAWA TIMUR
Jl. Penjaringan Asri Blok J1 nomor 5 RT.3 RW.6
Kelurahan Penjaringan Sari Kec. Rungkut Kota Surabaya Kodepos 60297 | (031) 87865555
https://goo.gl/maps/E2swa3JPct2RvsBu9

 

Copyright © 2021. Website Resmi PKS Jawa Timur dikelola oleh Humas PKS Jatim.

No Result
View All Result
  • Narasi Aksi
  • Kabar Nasional
  • Kabar Jatim
  • Kabar Daerah
  • Blog
  • Info dan Program
    • Website DPP PKS
    • Sejarah PKS
    • Visi dan Misi
    • Susunan Pengurus
    • Pusat Khidmat
    • Rumah Keluarga Indonesia
    • Kepanduan & Olahraga
    • PKSMuda
      • Chapter PKSMuda
      • Gema Keadilan
      • Garuda Keadilan
    • Komunitas Kreatif
    • Pendaftaran Anggota
  • PPID
    • Profil PPID
    • Visi dan Misi PPID
    • Tugas dan Fungsi PPID
    • Regulasi PPID
    • Struktur PPID Partai Keadilan Sejahtera
    • Form Permohonan Informasi Publik PKS
    • Daftar Informasi Publik Partai Keadilan Sejahtera

Copyright © 2021. Website Resmi PKS Jawa Timur dikelola oleh Humas PKS Jatim.