Dalam penutupan Rakerwil PKS Jawa Timur, Ahad (28/3) ada bekal khusus yang diberikan oleh Dr. KH. Muhammad Ajir Moenip, Lc, MA, Ketua Dewan Syariah Wilayah DPW PKS Jatim kepada pengurus PKS Se-Jawa Timur. Pengurus PKS diminta menampilkan diri yang mencerminkan Islam rahmatan lil alamin.
“Islam itu sebenarnya sudah rahmatan lil ‘alamin. Hanya saja tidak semua muslim bisa mencerminkan ini. Karenanya, ini menjadi pesan khusus untuk pengurus dan anggota PKS,” katanya.
Hal ini, ia menjelaskan, karena tertuang secara jelas dalam visi PKS, yaitu menjadi partai Islam yang rahmatal lil alamin yang kokoh dalam melayani rakyat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menjadi rahmatal lil ‘alamim, ia mencontohkan bagaimana Rasulullah menghadapi orang-orang yang membenci bahkan mendzolimi.
“Ukurannya tentu saja pada orang yang membenci bukan yang menyenangi,” imbuh sambil tersenyum.
Rasulullah menyambung silaturahim kepada orang yang memutus silaturahim.
“Disambung saja meskipun kita dibenci. Pertama mungkin tidak diterima. Jika terus dilakukan, in syaa Allah ada saatnya kita diterima. Suatu saat, mereka akan bersama kita,” katanya.
Rasulullah, ia menyampaikan juga mengajari untuk terus memberi.
“Saya bersyukur melihat teman-teman PKS terus memberi meskipun jauh dari masa kampanye. Jangan sampai memberi hanya saat kampanye, itu pamrih namanya,” katanya sambil tertawa kecil.
Kemudian memaafkan orang yang mendholimi.
“Misalnya, ini yang sering kita terima. Jika ada isu-isu negatif seringkali dikaitkan dengan PKS,” katanya.
“Akan lebih mantap lagi, orang yang mendholimi, kita maafkan, kita beri dan kita sambng silaturahim dengannya,” pesan Ustadz Ajir. {}









