bismillaahirrahmaanirrahiim
assalamu’alaykum wa rahmatullahi wa barakatuh
selamat siang kompasianer yang arif, budiman, cerdas dan kontributif
alhamdulillah diberikan kesempatan menulis lagi, kali ini saya akan memprediksi dimana lagi PKS akan menang dalam pilkada. terlepas menang karena tokoh atau tidak, tidak masalah, yg saya bahas adlah menangnya dimana?
oke mungkin mulai dari yang sudah di menangkan dulu saja, tentunya saya cuman mengangkat yg dimanangkan setelah kasus LHI
1. Pilgub Jabar : Aher (Kader) – Deddy Mizwar (Simpatisan)
2. Pilgub Sumut : Gatot (Kader) – Tengku Erry
3. Pilwalkot Sukabumi : Muraz – Fahmi (Kader)
4. ini hanya data yg sempat saya dapat saja, tanpa usaha mencari secara serius, karena keterbatasan waktu 🙂
sekarang mari kita data pilkada yg akan diikuti PKS dalam waktu dekat, yg pemberitaannya sudah ramai
1. jawa tengah : HP – Don
2. jawa timur : Sukarwo – Saifullah
3. Kota Bandung : Kang Emil – Oded (Kader)
4. Riau : Jon Erizal – ??
5. Maluku Utara : Abdul Ghani (Kader) – ??
6. Kalimantan TImur : Hadi Mulyadi (Kader) – ??
7. NTB : Suryadi (Kader) – Johan (Kader)
mari kita bahas satu persatu, mungkin kita mulai dari kandang banteng (jawa tengah) terlebih dahulu, dan juga tetangganya jawa barat
Jawa Tengah
banyak pengamat yang mengatakan di kandang banteng, banteng tak akan terkalahkan, ya mugnkin ini benar jika saja para bantengnya bersatu. namun konstelasi politik terbaru di jawa tengah menggambarkan sebuah perang saudara antara para banteng. alhasil ada 3 banteng yang maju pada pilgub jawa tengah
partai banteng sedang galau di kandangnya, sejak Ganjar yang terpilih untuk maju sebagai cagub dari PDIP, rupanya banyak banteng yang tidak senang, sebut saja bu Rustr4iningsih yg langsung menyampaikan kekecewaaanya, padahal ibu rustriningsih ini jelas punya banyak prestasi dan punya banyak loyalis dari internal dan kader partai
ketidak senangan bu rustriningsih ini akan membuat bibit dan ganjar semakin sulit untuk menang, bagaimana tidak akhirnya bibit di cap jelek oleh pendukungnya di pilgub sebelumnya karena nyuekin ibu rustriningsih, padahal di pilgub sebelumnya bibit bisa menang karena kepopuleran ibu rustriningsih, dan PDIP yang diwakili oleh ganjar dianggap tidak mendengar aspirasi akar rumput yang menginginkan bu rustriningsih maju.
kemudian kemarin pun santer terdengan bahwa puan maharani marah kepada HP-Don yang dianggap sebagai kader pengkhianat, namun kemarahan puan ini malah berbalik menjadi simpati publik kepada HP-Don dan malah semakin membuat publik terutama kader PDIP semakin antipti pada ganjar dan heru
oke mungkin di jawa tengah peluangnya tidak besar, bisa saya bilang 30:30:30 lah, yang bisa dapat 10 lainnya yang menang… 🙂
Jawa Timur
kita nyeberang ke sebelah lagi, di jawa timur mungkin peluang PKS untuk menang terbuka sangat lebar, setelah secara resmi PKS mendeklarasikan akan mendukung Karsa jilid II. untuk disini mungkin gak perlu banyak penjelasan lah ya… apalagi sampai saat ini golkar dan partai2 lain masih galau menentukan pasangan calonnya
di salah satu kesempatan pakde karwo pernah menyampaikan secara langsung kepada LHI dan AM ”Pakde bilang ’saya ini sudah sepuh, saya ingin khusnul khotimah dan tidak ingin politik dinasti, agar Jatim lebih baik. Maka dari itu, Pakde menyiapkan Gus Ipul ke depannya”
Kota Bandung
disini PKS menjagoka, si jago rancang gedung, arsitektur level internasional ini maju bersama oded yg jugan ketua DPC PKS. disini peluang PKS sangat besar, apalagi lawan paling beratnya paling hanya incumbent Ayi VIvananda yg akan diteman istri dada rosada, mungkin kalau hanya ayi yg maju publik masih bisa simpati, tapi ketika wakilnya adalah istri dada rosada yg juga walikota 2x berutur2 saat ini, publik malah antipati dengan sosok dada rosada dan istrinya. dan ini jelas sangat menguntungkan Kang Emil dan ODed.
popularitas kang emil bukan hanya terkenal di bandung saja, namun skalanya sudah nasional, di bandungpun beliau sangat dicintai oleh warga bandung, apalagi dengan segudang prestasi dan segudang karya, karya dan prestasinya pun tidak sebatas mengarsitekturi gedung-gedung bagus, namun beliau juga mengaarsitekturi kerja-kerja sosial yang begitu banyak dan sukses
mungkin saya tidak perlu panjang lebar menceritakan siapa kang emil ini, karena puluhan hingga ratusa acara televisi sudah mengulas tentang prestasinya
Maluku Utara
nah di maluku utara ini PKS juga punya pekluang besar untuk menang, hasil survey yang dilakukan oleh LSI, menempatkan Abdul Ghani, yang juga wakil gubernur saat ini, pada urutan pertama dengan tingkat elektabilitas tertinggi, bahkan mengalahkan Fadel Muhammad.
Nusa Tenggara Barat
sebenarnya saya tidak terlalu tahu peta politik di NTB, tapi yang membuat saya tercengang adalah PKS maju di NTB dengan mencalonkan kader2nya sebagai cagub dan cawagub sekaligus, dengan koalisi seadanya, yang saya maksud koalisi seadanya adalah 2 partai lainnya yg bergabung dalam koalisi ini adalah partai non parlemen.
tapi menurut penuturan teman saya yang juga orang asli NTB, PKS memag mengakar di NTB sejak sekian lama. bisa jadi ke PD an PKS di pilgub NTB ini punya alasan yang kuat. apalagi pasangan Surayadi dan Johan ini sudah mendapatkan restu dari orang yg katanya jokowonya NTB
Kalimantan Timur
disini saya bilang PKS menang PKS kalah, masih 50:50. dan ini juga jadi Perang Dunia ke II anatara Hadi mulyadi (kader PKS) melawan Awang Faroek (incumbent), bagaimana tidak di pilgub sebelumnya Hadi Mulaydi sebenarnya juga sudah maju, namun sebagai wcawagub. dan perolehannya pun tidak jelek-jelek banget, saat perang dunia I lhadi mulaydi mendapat perolehan suara 45%, angka yang cukup tinggi.
nah pertanyaannya adalah, apakah hadi mulyadi bisa mengkatrol angka 45% 5 tahun yang lalu atau tidak. mari kita saksikan hasilnya
Riau
sekarang kita balik ke sumatr, setelah sumut, maka ada riau yg siap di laga kan oleh KPU. disini PKS sudah bulat akan mengusung Jon Erizal yang juga sudah di usung oleh PAN, secara elektabilitas Jon Erizal cukup baik di riau, apalagi dulu sebelum menjadi pengusaha minyak dan Bendum DPP PAN, beliau adalah dirut salah satu bank negeri di riau. beliau juga punya banyak jasa di riau.
untuk riau saya tidak bisa banyak bicara, karena memang masih terlalu dini untuk diramalkan
oke mungkin sekian ulasan dari saya yang awam, silahkan menanggapi… 🙂








