Setiap orang pasti punya kesan terhadap PKS. Andrian, General Manager Radar Blitar juga demikian, ia punya pengalaman yang berkesan. Hingga akhirnya bagi Andrian, PKS itu beda.
“Saya ingat betul saat itu Mas Fajar sebagai dewan menunjukkan sikap pembelaan untuk rakyat” ujarnya sambil melemparkan senyum ke Fajar Pujilaksono yang juga hadir dalam kunjungan itu.
Ia bercerita saat jadi wartawan dulu, anggota dewan dari PKS yang jadi jujugan, tempat ngobrol. “Orangnya asyik, enak diajak diskusi,” akunya.
PKS, ia menambahkan, juga sering terlihat beda di legeslatif.
“Hingga saat ini, PKS juga beda, karena oposisi,” katanya.
Apalagi, Andrian menambahkan, logo baru PKS, lagi-lagi membuat terasa berbeda.
“Logo baru PKS beda, sekarang lebih eye catching. Lebih enak dilihat,” aku Andrian.
Andrian kemudian menyampaikan harapannya agar PKS terus bisa mewarnai di manapun, di masyarakat, di eksekutif maupun legeslatif.

“Kami berharap tetap asyik.
Kami butuh temen2 PKS di legeslatif. Jika ada kebijakan yang kurang pro rakyat kita bisa sampaikan,” harapnya.
Irwan Setiawan, Ketua DPW PKS Jatim menyampaikan sebagai partai politik, PKS dan media massa adalah unsur yang sama dalam demokrasi. Sama-sama sebagai pilar demokrasi.
“Kita minta teman-teman menjalin sinergi dan kolaborasi dengan media massa,” ujarnya.
Melalui media, ia menambahkan, PKS ingin menyampaikan pesan moral kepada masyarakat.
“Bagi kami media mainstream harus tetap menjadi rujukan sebagai referensi,” katanya.
Dalam pertemuan itu, Andrian ditemani oleh Nur Mawardi koordinator liputan.
Dalam kegiatan itu, Irwan didampingi oleh Mashuri dan Sulistyo Budi. Ketua dan Sekretaris BP3. Hadir juga Fajar Pujilaksono, Ketua BPD 6 DPW PKS Jatim.
Sementara pengurus DPD PKS Kabupaten Blitar, hadir Abi Burhan A. Aziz, Ketua, Romi Anshorulloh Sekretaris DED, Joni Hariadi Ketua Bidang Kepanduan, dan Sutoyo Anggota DPRD Kabupaten Blitar dari PKS. {}









