SURYA Online, SURABAYA – Untuk menembus desa-desa di tiga kabupaten di Situbondo, Bondowoso dan Banyuwangi itu, Irwan Setiawan mengandalkan sepeda motor milik teman.
Pengurus PKS di sana juga tidak memiliki mobil.
Siang sampai malam, Irwan menembus pelosok desa untuk mengampanyekan partai dan dirinya. Tentu saja naik motor.
Pernah suatu malam, ban motor yang ditumpangi Irwan bocor.
Saat itu, jam menunjukkan pukul 23.00 WIB.
Irwan dan seorang temannya harus menuntun motor untuk mencari tukang tambal ban.
Hingga 1,5 jam berjalan kaki dan menempuh jarak sekitar 6 kilometer, keduanya belum menemukan tukang tambal ban.
“Nasib kami beruntung setelah ada sopir pikup menolong. Nopol sepeda motor kita sama-sama DK. Jadi dipikir satu saudara asal Bali,” kenangnya sambil tertawa.
Butuh satu jam perjalanan lagi mereka akhirnya mememukan tukang tambal ban.
Saat berkunjung ke rumah warga, tidak jarang Irwan malah dijamu.
Menu rawon dan soto, menjadi makanan yang paling sering disuguhkan warga.
Irwan juga sudah merasa bersyukur dengan suguhan semacam ubi-ubian.
Baginya, makanan itu berkah tersendiri bagi seorang caleg bermodal cekak seperti dirinya.
Dari kesederhanaan itulah warga melihat sosok Irwan memang tidak membawa uang untuk dibagikan saat berkampanye.
“Ada warga yang berseloroh, orang ini niat nyaleg atau tidak. Kok datang naik motor dan tidak bawa uang untuk dibagi. Itu awalnya. Setelah kenal, stigma mereka berubah. Mereka malah yang memberi saya makan,” ujarnya sembari tertawa.
Irwan pun akhirnya terpilih menduduki kursi DPRD Jatim dari kantong warga Nahdliyin tersebut dengan merebut sekitar 13. 000 suara.
Saat ini Irwan mempersiapkan diri bertarung kembali di dapil yang sama untuk Pileg 2014.
Selain dirinya, sang isteri juga maju sebagai caleg DPR RI Dapil Jawa Timur VII juga dari PKS.
Irwan optimistis jalannya lebih mudah dibanding pemilu lalu.
Itu karena ia sudah membangun jaringan di sana selama empat tahun terakhir menjadi anggota Dewan.
Dan tentu saja Irwan kini tak perlu naik sepeda motor butut lagi karena ia sudah punya mobil dinas. (idl)
Editor : Titis Jati Permata
Source : Surya Cetak








