BANYUWANGI- Berjuang bersama PKS ternyata ada syaratnya. Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan memaparkannya di depan pengurus DPC dan DPRa Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi, Sabtu 15 Oktober 2022. Irwan menyampaikan ajakan untuk berjuang bersama PKS untuk layani rakyat dan NKRI.
Ia menegaskan, dua syarat ini sangat penting bagi siapa saja yang ingin bergabung dan berjuang bersama PKS, baik saat menjadi pengurus PKS maupun untuk yang akan menjadi calon anggota legeslatif dari PKS.
Dua syarat inilah yang membuat Irwan berkunjung langsung menemui para pengurus DPC dan DPRa yang ada di Banyuwangi.
“Dua syarat yang harus dipenuhi, pertama harus siap melayani rakyat dan memperjuangkan NKRI,” tegasnya.
Dua syarat ini, ia menjelaskan tertuang dalam visi PKS sebagai partai Islam rahmatal lil alamin yang kokoh dan terdepan dalam melayani rakyat dan NKRI.
Ia kembali menegaskan bahwa semua yang akan berjuang bersama PKS mutlak harus memenuhi dua syarat itu.
Pria yang pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur selama dua periode itu kemudian menyampaikan konsekuensi visi yang telah dipilih PKS sebagai partai Islam rahmatal lil alamin.
“Kata ‘rahmatal lil alamin’ itu berarti PKS harus diterima oleh semua kalangan. Alhamdulillah saat ini sudah banyak tokoh masyarakat yang sudah mendeklarasikan diri akan berjuang bersama PKS,” katanya.
Ia kemudian menyebut nama Mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI (Purn) Muhammad Munir yang resmi bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) setelah pensiun.
Irwan juga menyebut nama Adang Daradjatun Mantan Wakapolri yang sudah bergabung dan berjuang sejak tahun 2009 di Fraksi PKS DPR RI.
“Dan banyak tokoh-tokoh lain. Baik di level nasional maupun di daerah. Ada dari akademisi, ada seniman, ada pengusaha, dan seterusnya. Alhamdulillah, semakin banyak elemen yang bergabung, berjuang bersama,” kata Irwan.
Irwan kemudian menilai, bergabungnya banyak tokoh nasional dan daerah ini karena melihat konsistensi perjuangan PKS untuk membela rakyat.
Karenanya, ia meminta pengurus DPC dan DPRa untuk berjuang mendapatkan kursi si daerahnya.
“Kursi ini alat untuk berjuang. Penolakan kenaikan BBM kemarin yang dilakukan 50 anggota DPR RI dari PKS merupakan salah satu buktinya” katanya. {}









