• Tentang PKS Jatim
  • Pendaftaran Anggota
  • Kontak & Alamat
  • Media Sosial Resmi PKS Jawa Timur
PKS Jawa Timur
  • Narasi Aksi
  • Kabar Nasional
  • Kabar Jatim
  • Kabar Daerah
  • Blog
  • Info dan Program
    • Website DPP PKS
    • Sejarah PKS
    • Visi dan Misi
    • Susunan Pengurus
    • Pusat Khidmat
    • Rumah Keluarga Indonesia
    • Kepanduan & Olahraga
    • PKSMuda
      • Chapter PKSMuda
      • Gema Keadilan
      • Garuda Keadilan
    • Komunitas Kreatif
    • Pendaftaran Anggota
  • PPID
    • Profil PPID
    • Visi dan Misi PPID
    • Tugas dan Fungsi PPID
    • Regulasi PPID
    • Struktur PPID Partai Keadilan Sejahtera
    • Form Permohonan Informasi Publik PKS
    • Daftar Informasi Publik Partai Keadilan Sejahtera
No Result
View All Result
DPW PKS Jatim
No Result
View All Result
Home Kabar Jatim

Mentan Ajak Tingkatkan Produksi Padi, Kedelai, dan Sapi

8 Oktober 2013
in Kabar Jatim
0
Mentan Ajak Tingkatkan Produksi Padi, Kedelai, dan Sapi
Share on FacebookShare on Twitter

downloadBATANG – Menteri Pertanian RI Suswono mengajak kelompok tani untuk meningkatkan produksi padi, kedelai, dan sapi.

“Singkatannya memang PKS, tapi maksudnya padi, kedelai, dan sapi,” kata Mentan Suswono yang disambut gelak tawa peserta temu wicara antara Menteri Pertanian dengan kelompok tani se- Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu (5/10) sore.  Turut hadir dalam pertemuan tersebut Bupati Batang Yoyo Riyo Sudibyo, dan sejumlah kepala dinas di lingkung Pemkab Batang.

Dalam kesempatan itu Mentan Suswono menyampaikan keprihatinannya terhadap makin meningkatnya konversi lahan persawahan di daerah-daerah. Mentan menyebut, laju konversi lahan persawahan mencapai 100 ribu hektare per tahun.

Sementara itu kemampuan pemerintah untuk mencetak sawah hanya 60 ribu hektare per tahun. Jika tidak dihentikan, katanya, hal ini akan mengancam ketahanan pangan nasional.

Berkurangnya lahan persawahan menuntut petani untuk meningkatkan produktivitas hasil panen sehingga produksi padi dapat ditingkatkan. “Dengan pola tanam yang benar, bibit yang baik, dan pengairan yang cukup, hasilnya akan maksimal,” jelas Suswono.

Sementara itu terkait dengan kedelai, Suswono menjelaskan, saat ini kebutuhan kedelai nasional memang 70 persen masih dipenuhi dari impor. Karena produksi petani tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan nasional yang mencapi 2,6 juta ton per tahun.

Minimnya produksi kedelai nasional, terang Suswono, karena petani tidak tertarik untuk menanam kedelai. Karena harga kedelai tidak menarik. Akibatnya lahan kedelai turun drastis dari 1.600 hektare tahun 1992 menjadi sekitar 700 ribu hektare tahun ini.

Kini, imbuh Mentan, pemerintah menaikkan HPP (harga pembelian pemerintah) menjadi Rp 7.000 per kilogram.

“Harga ini menarik untuk petani, sehingga saat ini banyak petani yang mulai tertarik lagi untuk menanam kedelai,” ujar Mentan.

Lahan-lahan untuk kedelai pun perlahan tapi pasti bertambah luas. Sehingga di tahun-tahun mendatang produksi kedelai nasional akan meningkat. Namun, untuk memenuhi kebutuhan nasional atau swasembada kedelai perlu tambahan lahan 700 ribu hektare lagi.

Impor Sapi

Sementara itu menjawab pertanyaan sekitar impor sapi, Suswono mengatakan, impor hanya untuk menutupi kekurangan di dalam negeri. Tidak untuk menelantarkan petani.

“Jika nanti impor merugikan petani, tentu pemerintah akan mengambil langkah-langkah untuk melindungi petani,” tandasnya.

Sementara itu untuk meningkatkan produksi sapi, pemerintah juga mengambil kebijakan untuk impor sapi betina produktif untuk meningkatkan populasi ternak sapi di tanah air. Pemerintah juga berusaha menarik investor asing untuk mau menanamkan modalnya di bidang peternakan sapi di Indonesia.

Suswono juga berpesan kepada kelompok tani yang sudah mendapat bantuan sapi untuk menjaga dan mengembangbiakan sapinya.

“Janga dijual sapinya. Tapi harus terus dikembangkan agar produksi sapinya meningkat,” tandas Suswono.

Previous Post

Pandangan FPKS DPRD Jatim Terhadap Usul Prakarsa 3 Raperda

Next Post

PKS Dorong Percepatan RUU Pengendalian Minuman Beralkohol

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Archive

TERBARU

Hari Buruh dan Masa Depan Dunia Kerja: Menjaga Keseimbangan antara Investasi dan Kesejahteraan

PKS Jatim Terima Kunjungan Konsulat Jenderal Tiongkok, Bahas Peluang Kerja Sama Lintas Sektor

Dari Pekarangan ke Ketahanan Nasional: Semangat Milad PKS Bangun Kemandirian Pangan

Angka Perceraian Jadi Perhatian, PKS Jatim Silaturahim ke Aisyiyah dan Tokoh Perempuan di Hari Kartini

Presiden PKS Tekankan Meritokrasi dan Kualitas Pemimpin di Tengah Demokrasi Popularitas

Di Bimtekda, Wagub Emil Apresiasi Peran dan Konsistensi PKS

KUNJUNGI JUGA











DPW PKS JAWA TIMUR
Jl. Penjaringan Asri Blok J1 nomor 5 RT.3 RW.6
Kelurahan Penjaringan Sari Kec. Rungkut Kota Surabaya Kodepos 60297 | (031) 87865555
https://goo.gl/maps/E2swa3JPct2RvsBu9

 

Copyright © 2021. Website Resmi PKS Jawa Timur dikelola oleh Humas PKS Jatim.

No Result
View All Result
  • Narasi Aksi
  • Kabar Nasional
  • Kabar Jatim
  • Kabar Daerah
  • Blog
  • Info dan Program
    • Website DPP PKS
    • Sejarah PKS
    • Visi dan Misi
    • Susunan Pengurus
    • Pusat Khidmat
    • Rumah Keluarga Indonesia
    • Kepanduan & Olahraga
    • PKSMuda
      • Chapter PKSMuda
      • Gema Keadilan
      • Garuda Keadilan
    • Komunitas Kreatif
    • Pendaftaran Anggota
  • PPID
    • Profil PPID
    • Visi dan Misi PPID
    • Tugas dan Fungsi PPID
    • Regulasi PPID
    • Struktur PPID Partai Keadilan Sejahtera
    • Form Permohonan Informasi Publik PKS
    • Daftar Informasi Publik Partai Keadilan Sejahtera

Copyright © 2021. Website Resmi PKS Jawa Timur dikelola oleh Humas PKS Jatim.