LAMONGAN- Penampilan istimewa Timnas Maroko di Piala Dunia 2022 memang mengejutkan banyak pihak. Karena itulah, Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan meminta pengurus PKS di Jatim menirunya.
Selama dua hari, Selasa-Rabu, 12-13 Desember 2022, Irwan memang berkeliling ke empat kecamatan di Kabupaten Lamongan dan mengumpulkan pengurus cabang dan ranting PKS.
Empat kecamatan di Lamongan itu adalah Glagah, Paciran, Pucuk dan Kecamatan Lamongan.
Dalam kesempatan itu, Irwan meminta pengurus dan anggota PKS di cabang dan ranting agar terus bisa memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat dan NKRI.
“Salah satunya adalah dengan melengkapi struktur pengurus ranting di semua desa yang ada di Lamongan ini. Mengapa? Agar kita bisa semakin dekat dengan rakyat, semakin banyak pelayanan yang kita berikan untuk masyarakat,” katanya.
Ia kemudian mengibaratkan ranting seperti gardu listrik yang bisa mengalirkan berbagai kebaikan dan kemanfaatan pada masyarakat dengan cepat.
Ia kemudian menargetkan pembentukan seratus persen ranting rampung pada Desember tahun ini.
“Ini bukan mission imposible. Ini mision is possible, karena bisa bisa terukur, bismillah bisa,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengaku bahwa melengkapi struktur ranting di semua desa di Kabupaten Lamongan tidak mudah, mengingat Lamongan adalah kabupaten dengan jumlah Desa terbanyak di Jawa Timur.
“Ada 474 Desa di Lamongan, ini terbanyak di Jawa Timur. Tidak mudah, tapi bisa dilakukan,” tegasnya.
Untuk itu ia meminta seluruh pengurus dan anggota yang hadir untuk belajar dari Timnas Maroko.
Menurutnya, berbagai kemenangan Maroko yang menumbangkan lawan-lawannya tidak pernah diprediksi siapapun. Bahkan, ia melanjutkan, pengamat sepak bola menyebut peluang Maroko untuk menang sangat kecil.
“Meski tidak banyak yang memperhitungkan, tim Maroko yakin dengan perjuangan mereka. Mereka yakin akan menang,” tegasnya.
Pria 46 tahun itu kemudian memberi 3 hal yang perlu dikuatkan seluruh anggota dan pengurus PKS. 
Pertama menguatkan keyakinan. Anggota dan pengurus PKS harus yakin bahwa yang diperjuangkan saat ini adalah nilai-nilai luhur untuk bangsa ini.
“Kita ini berjuang menjadi partai Islam rahmatal lil alamin yang kokoh dan terdepan dalam melayani rakyat dan NKRI. Ini perjuangan luhur,” ujarnya.
Nilai-nilai luhur ini, Irwan melanjutkan, bisa dilihat dari bagaimana PKS menolak berbagai kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat, seperti kenaikan BBM, UU Cipta kerja, dan seterusnya.
PKS juga memperjuangkan gagasan agar masyarakat dengan penghasilan di bawah Rp 8 juta tidak terkena pajak penghasilan. Juga, pengapusan pajak kendaraan untuk yang ber Cc 150 ke bawah, dan SIM seumur hidup.
Selain keyakinan, Irwan meminta pengurus dan anggota untuk menguatkan ikhtiar.
“Seperti timnas Maroko, pasti bukan ikhtiarnya yang biasa-biasa saja hingga bisa menumbangkan tim-tim besar lainnya,” katanya.
Ikhtiar terbaik, ia melanjutkan, pasti akan berbuah kebaikan untuk pelakunya.
Pria yang pernah menjadi anggota DPRD Provinsi selama dua periode itu menyampaikan bahwa hal ketiga yang harus dikuatkan adalah sandaran kepada yang Maha Penentu.
“Seberapa besarpun keyakinan dan ikhtiar kita, penentunya adalah Allah subhanahu wa ta’ala. Karenanya, kedekatan dengan yang Maha Menguasai segala sesuatu merupakan keniscayaan yang harus kita lakukan,” pungkas Irwan. {}









